Market Industri Otomotif di Lampung Turun hingga 70 Persen Akibat Pandemi
Market di industri otomotif menurutnya hilang kurang lebih 70 persen hingga April 2020 di masa pandemi.
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - President IMA Chapter Lampung Heri Andrian mengakui dampak covid-19 begitu signifikan terhadap perekonomian Lampung.
Market di industri otomotif menurutnya hilang kurang lebih 70 persen hingga April 2020 di masa pandemi.
"Penurunan market selama masa pandemi bahkan hingga 70 persen," papar Adrian saat membuka webinar yang digelar Indonesian Marketing Association (IMA) Bandar Lampung bertajuk Bisnis Talk "Otomotif Ambyar" via aplikasi zoom, Rabu (10/6/2020) sore.
Dia berharap melalui forum ini IMA bisa berkontribusi di bidang ekonomi khususnya di Lampung.
Korwil Astra Group Lampung Helmy Yansyah memaparkan market Astra mengalami kondisi yang berat juga di masa pandemi ini.
Bahkan menurutnya dampaknya bukan hanya level provinsi tapi juga kabupaten dan hampir terasa di semua brand kendaraan roda empat tak hanya Astra.
Dimana Market R4 di DATI II jika sebelumnya ada 542 tinggal 291 di Bandar Lampung.
"Apa sih yang dilakukan Astra untuk survive di masa pandemi? Pertama kebijakan Astra komitmen terhadap meringankan dampak pandemi. Program nurani Astra berbagi," paparnya.
Bentuknya ada bantuan kepada masyarakat sekitar maupun pemerintah seperti pada tim gugus tugas maupun rumah sakit.
Secara bisnis pihaknya juga beradaptasi seperti mengoptimalkan keberadaan teknologi digital dalam melayani konsumen.
"Jadi tidak hanya konvensional tetapi adaktif terhadap keberadaan teknologi," jelas dia.(Tribunlampung.co.id/ Sulis Setia M)