Tribun Bandar Lampung
Hari Ini, Istri Gubernur Bagi Sembako di Tanggamus, Sasarannya Lansia dan Penyandang Disabilitas
Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Riana Sari Arinal melakukan aksi sosial berbagi paket sembako di Tanggamus, Kamis (25/6/2020).
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Noval Andriansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Riana Sari Arinal melakukan aksi sosial berbagi paket sembako di Tanggamus, Kamis (25/6/2020).
Riana mengatakan, kedatangannya ke Tanggamus untuk memberikan bantuan sembako kepada para lansia hingga penyandang disabilitas.
"Para masyarakat yang membutuhkan, lansia, dan penyandang disabilitas itu prioritas kami. Di luar yang terdata oleh pemerintah," ungkap Riana saat berbincang dengan Tribunlampung.co.id di Mahan Agung, Rabu (24/6/2020).
Bantuan yang diberikan ini dikatakannya ada yang dari TP PKK Lampung, Dekranasda, hingga Yayasan Jantung Indonesia.
"Kami sudah mendatangi 6 kabupaten."
"Sasarannya berbeda, kami mendata yang belum terdata oleh pemerintah," kata dia.
• Cerita Istri Gubernur Lampung Riana Sari Ciptakan APD Kawai Plastik Bermotif Tapis
• Riana Sari Syukuri Hikmah Wabah Corona, Masak Setiap Hari untuk Gubernur Arinal
• Ancam Korban Pakai Senjata Api, 2 Begal Motor di Way Kanan Ditangkap Polisi
• Bandar Lampung, Tanggamus, Pringsewu Potensi Hujan Petir dan Angin Kencang Kamis Sore
Sebelumnya, Riana sudah turun langsung seperti ke Pesisir Barat dan Lampung Barat.
"Dalam pemberian paket sembako, kita gandeng pelaku UKM."
"Kita beli produknya, respon UKM tentu senang karena membantu pemasaran mereka juga," terang istri orang nomor 1 di Lampung itu.
Ibu tiga anak ini mengatakan, situasi pandemi Covid-19 harus menumbuhkan rasa empati untuk saling menolong.
"Saya berpikirnya ketika kita diberi amanah, kepercayaan, kesempatan, rejeki dan kesehatan, bertemu dan berbagi, kenapa tidak untuk dilakukan," ujar Riana.
Salah satu program lain yang digagas sebelumnya, papar Riana, adalah gerakan Siger yang muncul dari rasa prihatin melihat kondisi masyarakat yang terkena PHK dan tidak bekerja.
Terlebih pada saat bulan puasa Ramadan 2020.
"Gerakannya sederhana memberi makan satu hari kepada tetangga sekitar rumah kita, yang kita kaitkan di depan rumah kita sendiri nanti yang membutuhkan bisa ambil seperlunya," tandasnya.(Tribunlampung.co.id/Sulis Setia M)