Breaking News:

Tribun Lampung Timur

Oknum Petugas Lembaga Anak di Lampung Perkosa dan Jual Remaja Korban Pencabulan

Seorang remaja perempuan di Lampung Timur diduga menjadi korban pemerkosaan oknum petugas lembaga pemberdayaan perempuan dan anak.

Tribunlampung.co.id/Joviter
N (kanan), korban pemerkosaan, didampingi LBH Bandar Lampung. 

Setelah dari rumah aman, korban sempat dipulangkan ke rumah orangtuanya.

Meskipun sudah dipulangkan, sambung Iyan, terlapor masih kerap menyambangi korban, bahkan tak jarang menginap.

Terakhir, beber dia, terlapor menginap pada 29 Juni 2020, dengan alasan akan mendaftarkan korban masuk SMP.

"Selama menginap, terlapor juga melakukan itu," imbuhnya.

Ayah kandung korban, S (51), tak menyangka anaknya menjadi korban pemerkosaan selama dititipkan di lembaga tersebut.

"Jelas saya tidak terima. Anak saya bukannya dilindungi, malah dipaksa begitu," ujarnya, Sabtu.

Menurut S, anaknya tak berani bercerita karena takut dirinya naik pitam.

Bahkan, jelas dia, paman korban meminta dirinya jangan memarahi anaknya setelah mendengar peristiwa tersebut.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Lampung Komisaris Besar Pol Zahwani Pandra Arsyad memastikan kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut.

"Laporan sudah kami terima dan akan segera kami tindak lanjuti," katanya, Sabtu.

Pandra menjelaskan laporan korban akan ditangani Direktorat Kriminal Umum Polda Lampung.

Ia menyatakan terlapor akan dijerat pasal tentang perlindungan perempuan dan anak.

Terlapor juga akan disangkakan dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang yang memperberat hukuman bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak.

"Perppu ini dikeluarkan mengingat banyaknya kasus kekerasan seksual terhadap anak. Tentunya dengan dikeluarkan perppu tersebut pemerintah berharap bisa memberi efek jera bagi pelaku kekerasan seksual," jelasnya.

Bocah di Kotabumi Dicabuli Pria Kesepian

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lampung Utara meringkus pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Pelaku berinisial SB (42), warga Kelurahan Bantuanan, Kecamatan Fajar Bulan, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Gigih Andri Putranto mengatakan, pelaku ditangkap berdasarkan laporan korban nomor 626/B/VI/2020/POLDA LAMPUNG/SPKT RES.LU tanggal 30 Juni 2020.

"Pelaku melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur di salah satu rumah kerabatnya," kata AKP Gigih, mewakili Kapolres AKBP Bambang Yudho Martono, Minggu (5/7/2020).

Dijelaskannya, pelaku tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur tersebut sebagaimana dimaksud dalam pasal 82 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2002 menjadi Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak yang ditetapkan menjadi undang-undang.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (30/5/2020) sekira pukul 14.30 WIB.

"Aksinya dilakukan di rumah ayuk (kakak perempuan) pelaku di daerah Jalan Pahlawan, Tanjung Aman, Kotabumi Selatan," tambahnya.

Kejadian bermula saat korban bersama ibunya berada di sebuah warung.

Lalu pelaku datang ke warung tersebut dan mengajak korban pergi tanpa sepengetahuan ibu korban.

Kemudian sekitar pukul 14.30 WIB datang dengan diantar pelaku.

Korban mengaku telah dicabuli oleh pelaku.

"Atas kejadian tersebut, korban bersama orangtuanya melapor ke Polres Lampung Utara dan telah kita tindak lanjuti," jelas Kasat.

Ditambahkan Kasat, pelaku diamankan oleh petugas Unit PPA Polres Lampung Utara di dekat Stasiun Kotabumi, Kelurahan Cempedak, Lampung Utara.

"Saat ini pelaku telah kita amankan di sel Mapolres Lampung Utara," ujarnya.

Dalam pengakuannya di hadapan penyidik, SB melakukan perbuatan itu karena kesepian.

Alasannya, saat ini istrinya berada di Palembang.

"Dia pakai jari tangannya untuk mencabuli korban," kata Gigih. (Tribunlampung.co.id/Joviter Muhammad/Anung Bayuardi)

Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved