Breaking News:

Pelaku Cabul Ditangkap di Lamsel

Kronologi Pencabulan Terhadap Gadis 15 Tahun di Natar, Pelaku Berniat Beli Ponsel Korban

Kronologi pencabulan terhadap gadis di bawah umur, AA (15), di Natar, Lampung Selatan, berawal dari rencana transaksi jual beli ponsel.

Dokumentasi Polsek Natar
Barang bukti pakaian korban yang diamankan. Kronologi Pencabulan Terhadap Gadis 15 Tahun di Natar, Pelaku Berniat Beli Ponsel Korban. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Kronologi pencabulan terhadap gadis di bawah umur, AA (15), di Natar, Lampung Selatan, berawal dari rencana transaksi jual beli ponsel.

Unit Reskrim Polsek Natar mengamankan satu dari dua orang pelaku pencabulan gadis di bawah umur, berinsial DC (16) warga Desa Negara Ratu Kecamatan Natar, pada Rabu (8/7/2020) sekira pukul 22.00 WIB.

Kapolsek Natar AKP Hendy Prabowo menceritakan, kronologi kasus pencabulan terhadap gadis di bawah umur tersebut terjadi pada Senin (6/7/2020).

Modusnya, lanjut AKP Hendy Prabowo, pelaku DC dan korban AA janjian bertemu untuk COD (cash of delivery) pembelian ponsel.

Di mana korban AA yang membutuhkan uang berniat menjual ponsel miliknya melalui media sosial.

Hendy memaparkan, pelaku DC yang tertarik untuk membeli ponsel korban, kemudian mengajak untuk bertemu langsung (COD) di Chandra Supermarket Natar.

 BREAKING NEWS Polisi Tangkap 1 dari 2 Pelaku Pencabulan Terhadap Gadis 15 Tahun di Natar

 Oknum ASN di Dinas Kelautan dan Perikanan Lampung Ternyata Sudah 2 Tahun Konsumsi Sabu

 890 Warga Pringsewu Diduga Menderita TBC, Tersebar di Seluruh Kecamatan

 BREAKING NEWS Selesai Pesta Sabu Bareng Istri Siri, Oknum ASN Ditangkap Polisi di Tanggamus

Saat bertemu tersebut, lanjut Hendy, pelaku mengajak korban ke rumahnya karena orang yang akan membeli ponsel ada di rumahnya.

Korban, terus Hendy, kemudian dibonceng ke rumah pelaku pencabulan.

Sesampai di rumah pelaku, korban lalu diajak ke kebun yang berada di bagian belakang rumah penduduk sekitar dengan alasan hendak mengambil uang.

“Di sana (kebun) sudah ada pelaku lainnya berinisial JA dan ternyata sesampainya di lokasi, korban justru dipaksa kedua pelaku berhubungan intim."

"Kedua pelaku pencabulan melakukan pencabulan terhadap korban secara bergilir,” jelas AKP Hendy Prabowo.

Halaman
1234
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved