Breaking News:

Nilai Tukar Rupiah Menguat ke Level Rp 14.356 per Dollar AS

Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada awal perdagangan di pasar spot Kamis 9 Juli 2002 menunjukan penguatan.

Tribunnews.com/JEPRIMA
Ilustrasi - Pegawai menunjukan uang dolar Amerika Serikat dan rupiah di gerai penukaran uang Ayu Masagung di Jalan Kramat Kwitang, Senen, Jakarta Pusat. Nilai Tukar Rupiah Menguat ke Level Rp 14.356 per Dollar AS 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada awal perdagangan di pasar spot Kamis (9/7/2020) menunjukan penguatan.

Dikutip dari Bloomberg pada pukul 09.17 WIB rupiah berada pada level Rp 14.356 per dollar AS.

Ini menunjukan penguatan Rupiah sebesar 54 poin (0,37 persen) jika dikomparasikan dengan penutupan sebelumnya yang berada pada level Rp 14.410 per dollar AS.

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Lampung Hendi Prayogi mengatakan penguatan disebabkan sentimen poistif cadangan devisa Indonesia yang mengalami peningkatan dan serta meredanya kecemasan kenaikan inflasi.

"Ada beberapa sentimen positif diantaranya cadangan devisa yang mengalami kenaikan serta meredanya kecemasan kenaikan inflasi menjadi pendorong rupiah untuk mengalami penguatan," jelas Hendi.

Sebelumnya, pada Rabu (8/7/2020) kemarin rupiah juga mengalmi penguatan 0,20 persen.

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 8 Juli 2020 Menguat di Level Rp 14.418 per Dollar AS

Harga Emas Hari Ini Kamis 9 Juli 2020, Simak Harga Beli Logam Mulia dan Harga Jual Logam Mulia

Harga Emas Hari Ini Rabu 8 Juli 2020, Simak Harga Beli Logam Mulia dan Harga Jual Logam Mulia

"Pada perdagangan rabu kemarin, rupiah ditutup mengalami penguatan sekitar 0.20 persen ke level harga Rp 14.410 per dollar AS," jelas Hendi.

"Dengan demikian, rupiah mengalami penguatan selama 3 hari berturut - turut sejak awal pekan kemarin," sambungnya.

Hendi juga memprediksi rupiah akan melanjutkan tren positif terbatasanya pada hari ini.

"Hari ini rupiah diprediksi akan kembali mengalami penguatan terbatas dengan rentang harga Rp 14.380 s.d 14.480 per dollar AS,"

Sementara di pasar modal, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan menjutkan penguatan.

"Sementara itu, di pasar modal, IHSG diperkirakan akan melanjutkan penguatan," terang Hendi.

"IHSG diprediksi masih akan bergerak pada level support 5000 dan level resistance di 5100," pungkasnya.(Tribunlampung.co.id/Ahmad Robi)

Penulis: ahmad robi ulzikri
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved