Breaking News:

Bunda Eva

MTRH Lampung Kembali Semprot Disinfektan di 3 Kelurahan

Majelis Taklim Rachmat Hidayat (MTRH) Provinsi Lampung secara konsisten ikut serta dalam keterlibatan pencegahan virus corona (Covid-19) di Kota Banda

Dokumentasi
MTRH Lampung semprot disinfektan di Kaliawi Induk, Pasir Gintung, dan Gotong Royong, Jumat (10/7/2020). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Majelis Taklim Rachmat Hidayat (MTRH) Provinsi Lampung secara konsisten ikut serta dalam keterlibatan pencegahan virus corona (Covid-19) di Kota Bandar Lampung dengan melakukan kegiatan penyemprotan cairan disinfektan.

Kegiatan  yang diusung secara berkelanjutan tersebut kali ini dilakukan di tiga kelurahan, Jumat (10/7/2020).

Kelurahan tersebut ialah Kaliawi Induk, Pasir Gintung, dan Gotong Royong.

Selain penyemprotan disinfektan, MTRH Provinsi Lampung juga memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya waspada terhadap virus corona atau Covid-19 yang sudah menjadi pandemi global.

MTRH juga membagikan masker kepada masyarakat setempat.

MTRH Lampung Semprot Disinfektan di Tiga Kelurahan Kecamatan TkT

MTRH Lampung Semprot Disinfektan di Tiga Kelurahan Kecamatan TkB

UPDATE Corona di Lampung, 203 Positif, Sembuh 160 

Jumlah Kasus Baru Covid-19 Tembus Rekor 2.567, Jokowi Sebut Ini Lampu Merah, Jangan Anggap Enteng

Ketua MTRH Provinsi Lampung Eva Dwiana Herman HN kembali mengingatkan masyarakat agar menghindari penyebaran virus corona (Covid-19) dengan cara menjaga jarak. 

Ia pun meminta kepada masyarakat untuk saling mengingatkan dan jangan ragu untuk memberikan teguran.

"Masyarakat Kota Bandar Lampung harus disiplin dan taat dalam aturan menjaga jarak. Jangan ragu untuk menegur seseorang yang tidak bila tidak mengindahkan anjuran pemerintah tersebut," ujarnya.

Ia juga meminta kepada setiap masyarakat untuk bahu-membahu menjaga kesejukan Kota Bandar Lampung dengan mematuhi protokol pencegahan virus corona.

"Marilah kita sama-sama menjaga kesejukan daerah yang kita cintai ini," serunya.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk menaati imbauan dan maklumat pemerintah, menghormati dan mengikuti fatwa MUI, aktif dalam menjaga imunitas tubuh, dan meningkatkan keimanan.

"Ikhtiar itu wajib, disertai doa dan tawakal. Lalu wajib menaati imbauan dan maklumat pemerintah. Makan minum yang higinies, teratur, bergizi lagi halal dan toyyiban," ungkap Bunda Eva. (Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer)

Penulis: Vincensius Soma Ferrer
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved