Berita Nasional
Secapa TNI AD Tertutup, Diskes Bandung Kesulitan Lacak Tempat yang Dikunjungi Siswa Positif Covid-19
Dinkes Bandung kesulitan melacak tempat yang dikunjungi Siswa Secapa TNI AD
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDUNG - Ribuan orang di lingkungan Secapa TNI AD terinfeksi Covid-19.
Data menyebutkan ada 1.280 orang di lingkungan Secapa AD yang dinyatakan positif Covid-19.
Sayangnya, pihak Dinas Kesehatan Kota Bandung, Jawa Barat, mengaku kesulitan untuk melacak tempat yang pernah dikunjungi siswa calon perwira TNI yang mengikuti pendidikan di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat ( Secapa AD).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Rita Verita mengatakan, informasi tersebut tidak bisa didapatkan, lantaran pihak Secapa AD selama ini tertutup.
"Mohon maaf saya hanya mendapatkan info (jumlah orang yang tertular Covid-19) saja, kami tidak langsung masuk ke dalam, sehingga info itu harus jelas," kata Rita di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Kota Bandung, Selasa (14/7/2020).
Rita mengatakan, sebelum Secapa AD ditetapkan menjadi klaster penyebaran Covid-19, kemungkinan besar para calon perwira yang mengikuti pendidikan di Secapa AD mendatangi sejumlah tempat di Kota Bandung.
• Perintah Menhan Prabowo Subianto Usai Siswa Secapa AD Ketahuan Positif Corona
• Sosok Freddy Widjaya Anak Eka Tjipta Widjaja yang Tuntut Harta Warisan
• Kenapa Pembunuh Buang Pisau Dekat Mayat Editor Metro TV?
• Cerita Jenderal Polisi Hoegeng yang Rajin Bikin Catatan Harian
TONTON JUGA
"Tapi tentu suka dapat izin plesir. Seputar situ sudah pasti," kata dia.
Sebagai langkah pencegahan, saat ini di 7 rukun warga (RW) yang berbatasan langsung dengan Secapa AD diberlakukan cek poin untuk memeriksa setiap warga yang keluar dan masuk.
Dinkes Kota Bandung kebagian tugas untuk melakukan pengecekan suhu tubuh di cek poin tersebut.
"Kita melakukan pemeriksaan suhu seperti biasa saat melakukan PSBB," kata Rita.
Diberitakan sebelumnya, Secapa AD di Jalan Hegarmanah, Kota Bandung, menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di Jawa Barat.
Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa menjelaskan, kasus Covid di Secapa AD ditemukan dari ketidaksengajaan, yakni ketika dua perwira Secapa AD berobat di Rumah Sakit Dustira, Cimahi.
"Jadi ada dua prajurit atau perwira siswa yang berobat ke Rumah Sakit Dustira. Rumah Sakit Dustira itu adalah rumah sakit Angkatan Darat terbesar di Jabar, ada di kota ini," ujar Andika saat konferensi pers di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Sabtu (11/7/2020).

Pasien Negatif Bertambah
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Brigjen TNI Nefra Firdaus mengatakan, jumlah pasien di lingkungan Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat di Bandung, Jawa Barat yang dinyatakan negatif Covid-19 kembali bertambah.
"Hasil lab PCR (polymerase chain reaction) dari swab kedua sampai dengan pagi ini (Selasa), ada 67 pasien lagi yang dinyatakan negatif," kata Nefra dalam keterangan tertulis, Selasa (14/7/2020).
Dengan demikian, akumulasi pasien yang dinyatakan negatif Covid-19 mencapai 165 orang.
Sebelumnya, terdapat 98 pasien yang telah dinyatakan negatif, Senin (13/7/2020).
Berdasarkan laporan sebelumnya, terdapat 1.280 orang di lingkungan Secapa AD yang dinyatakan positif Covid-19.
Jumlah tersebut terdiri atas perwira siswa, pelatih, dan anggota keluarga.
"Jadi dari 1.280 pasien positif Covid-19 di Secapa AD, pada pagi ini berkurang 165 orang menjadi tinggal 1.115 orang," ujarnya.
Sementara itu, untuk 101 pasien positif di Pusdik Pom belum menjalankan proses swab kedua.
TONTON JUGA
Pasalnya, proses swab pertama baru dilaksanakan satu minggu yang lalu.
(Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Secapa AD Tertutup, Dinkes Bandung Kesulitan Melakukan Tracing"