ADVERTORIAL
KPU Pesawaran Launching Coklit Serentak
Komisi Pemilihan Umun (KPU) Kabupaten Pesawaran me-launching gerakan pencocokan dan penelitian (coklit) serentak.
Penulis: kiki adipratama | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN - Komisi Pemilihan Umun (KPU) Kabupaten Pesawaran me-launching gerakan pencocokan dan penelitian (coklit) serentak.
Coklit serentak itu dimulai dengan upacara apel yang diikuti jajaran KPU di kantor KPU Pesawaran, Sabtu (18/7/2020).
Ketua KPU Pesawaran Yatin Putro Sugino mengatakan gerakan launcing coklit serentak dilakukan secara nasional oleh jajaran KPU.
Dimana, coklit adalah salah satu tahapan yang harus dilakukan jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.
"Hari ini kita launching coklit serentak secara nasional. Kita lakukan upacara bersama jajaran KPU yang ada di Pesawaran," kata dia.
• Hari Ini KPU Bandar Lampung Coklit Serentak
• Besok, KPU Bandar Lampung Lakukan Gerakan Coklit Serentak
• Dapat Rekomendasi PDIP, Loekman dan Pieter: Terima Kasih, Ibu Megawati
Yatin menjelaskan, tahapan coklit akan dilakukan oleh sebanyak 1.021 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di Pesawaran.
Mereka, kata dia, akan bertugas mencocokkan data warga di 144 desa dari 11 kecamatan menggunakan metode door to door ke rumah warga untuk melakukan coklit.
"PPDP kita ada 1.021 orang. Mereka hari ini akan menyebar di 144 desa dari 11 kecamatan sesuai wilayahnya masing-masing," ujarnya.
Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) untuk Pilkada Pesawaran 2020 sebanyak 347.945.
Meski demikian, jelasnya, tak menutup kemungkinan DP4 itu akan berubah setelah dilakukan coklit.
Sebab, diperkirakan ada sejumlah warga yang sudah meninggal dan berpindah tempat tinggal.
"Bilamana nanti data kita dengan KTP warga nya sama maka akan kita checklist. Tapi kalo di data kita ada tapi orangnya gak ada seperti meninggal ya kita akan coret," terangnya.
"Misal juga ada warga baru pindahan dari Bandar Lampung yang tinggal di Pesawaran, itu akan kita coklit juga namanya masuk pemilih baru," jelasnya.
Yatin mengungkapkan, masyarakat tidak perlu resah dan keberatan jika para PPDP mendatangi rumah-rumah warga untuk melakukan coklit.
Sebab, seluruh PPDP telah dibekali protokol kesehatan lengkap oleh KPU Pesawaran, mulai dari masker, hand sanitizer, face shield, dan sarung tangan.
Terlebih, jelasnya, para PPDP itu sudah melakukan rapid test, dan hasilnya tidak ada yang menunjukkan reaktif.
"Semuanya sudah kita bekali protokol kesehatannya, jadi mereka dan jajaran KPU lain sudah mengikuti protokol kesehatan," tuturnya.
TONTON JUGA:
Diketahui, proses tahapan coklit akan berlangsung sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2020. (Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kpu-pesawaran-launching-coklit-serentak-5.jpg)