Nilai Tukar Rupiah

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 20 Juli 2020

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada awal perdagangan di pasar spot, Senin (20/7/2020), mengalami penurunan.

Tribunnews
Ilustrasi - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada awal perdagangan di pasar spot, Senin (20/7/2020), mengalami penurunan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada awal perdagangan di pasar spot, Senin (20/7/2020), mengalami penurunan. 

Dikutip dari data Bloomberg pada pukul 09.26 WIB, rupiah berada pada level Rp 14.500 per dolar AS.

Hal ini menunjukkan rupiah mengalami pelemahan 0,32 persen jika dikomparasikan penutupan sebelumnya pada level Rp 14.700 per dolar AS.

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Lampung Hendi Prayogi mengatakan, kondisi rupiah yang belum stabil pertengahan Juli 2020 ini dipengaruhi oleh sejumlah sentimen, seperti resesi yang terjadi di Singapura.  

"Resesi Singapura, ketegangan AS dan China, kasus Covid-19 yang terus bertambah serta diperpanjangnya PSBB transisi di DKI Jakarta masih menjadi sentimen yang kurang baik bagi pergerakan rupiah," jelas Hendi kepada Tribunlampung.co.id.

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, 16 Juli 2020

Kopi Lampung Komoditas Unggulan Ekspor, Nilai Ekspor Capai 32,42 Juta Dolar AS 

Harga Emas Hari Ini Senin 20 Juli 2020, Simak Harga Beli Logam Mulia dan Harga Jual Logam Mulia

Imbas Covid-19, Penumpang Domestik Anjlok 90 Persen

"Beberapa sentimen ini sepertinya juga akan masih membayangi pergerakan rupiah pada awal pekan ini," imbuh Hendi.

Sebelumnya pada perdagangan akhir pekan lalu, rupiah sempat ditutup mengalami penguatan.  

"Pada perdagangan akhir pekan kemarin, rupiah ditutup mengalami penguatan sekitar 0,53 persen atau sekitar 78 poin ke level harga Rp 14.702 per dolar AS," jelas Hendi.

Mengawali pekan ini, rupiah masih dipredikasi akan mengalami pelemahan terbatas.

"Hari ini rupiah diprediksi akan kembali mengalami pelemahan terbatas dengan rentang harga Rp 14.690 sampai Rp 14.790 per dolar AS," jelas Hendi.

Sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak support 5000.

TONTON JUGA:

"Sementara di pasar modal, IHSG diperkirakan akan bergerak pada level support 5000 dan menguji level resistance di 5150," pungkas Hendi. (Tribunlampung.co.id/Ahmad Robi)

Penulis: ahmad robi ulzikri
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved