Breaking News:

Tribun Lampung Selatan

Bongkar Muat Hasil Bumi Dialihkan ke Dermaga PPI

Aktivitas bongkar muat barang angkutan kapal tradisional dari pulau Sebesi, kini dilakukan di dermaga PPI Bom, Kalianda.

TRIBUN LAMPUNG/DEDI SUTOMO
RUSAK - Dermaga Canti rusak karena air laut yang pasang beberapa waktu lalu, Rabu (22/7). Pemkab sejauh ini mengusulkan perbaikan ke pemerintah pusat. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Aktivitas bongkar muat barang angkutan kapal tradisional dari pulau Sebesi, kini dilakukan di dermaga PPI Bom, Kalianda.

Pelayanan kapal angkutan tradisional dari pulau Sebesi ke PPI Bom ini dialihkan pasca rusaknya Dermaga Canti di Kecamatan Rajabasa beberapa waktu lalu.

Manajer Pelelangan Ikan PPI Bom Kalianda Cik Tin mengatakan, pemindahan aktivitas kapal angkutan ke pulau Sebesi baru berjalan sekitar dua hari lalu.

Dermaga Canti Rusak, Bongkar Muat Kapal Pindah ke PPI Bom Kalianda

"Dermaga Canti sedang rusak. Jadi untuk sementara waktu pindah ke PPI Bom untuk kapal dari Sebesi," ujarnya, Minggu (2/8).

Dengan pindahnya kapal dari Sebesi ke PPI Bom, diharapkan tidak akan mengganggu aktivitas keluarnya hasil bumi, seperti pisang dan kelapa dari pulau yang berdekatan dengan kawasan Gunung Anak Krakatau itu.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan Lampung Selatan akan mengusulkan perbaikan Dermaga Canti ke Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.

Dermaga Canti yang menjadi akses ke pulau Sebesi kembali rusak, pasca terkena rob (pasang air laut) beberapa hari lalu.

"Ini suratnya sudah kita buat dan sudah ditandatangani Sekda. Kita akan usulkan untuk perbaikannya ke Dirjen Hubla," ujar Kepala Dinas Perhubungan Lampung Selatan Mulyadi Saleh, baru-baru ini.

Menurut dirinya, pengelolaan Dermaga Canti berada di bawah Dirjen Hubla. Karena itu, pemerintah daerah tidak bisa mengalokasikan perbaikannya dari APBD, karena merupakan kewenangan pusat.

Dirinya menambahkan, pembangunan Dermaga Canti yang lebih permanen sebelumnya sempat pernah diusulkan. Namun itu semua masih terganjal dengan status lahan lokasi pembangunan dermaga.

Mulyadi mengatakan, dirinya berharap juga ada peran dari pengelola dermaga untuk pemeliharaan. Sebelumnya, saat pasca tsunami pemerintah daerah bersama dengan Kodim 0421 telah melakukan perbaikan.

"Kita harapkan ada kepedulian bersama. Tentu untuk pengelola dermaga juga kita harapkan bisa melakukan pemeliharaan. Tidak hanya bertumpu pada pemerintah," ujar dirinya.(ded)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved