Berita Nasional
Suami Ungkap Alasan Simpan Mayat Istri 5 Hari di Toren Air
Warga pun tak menyangka jika Kharisma ditemukan sudah dalam kondisi mengenaskan.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Seorang suami nekat menyimpan mayat istrinya sendiri di dalam toren air atau tangki tempat penyimpanan air.
Penemuan mayat wanita bernama Kharisma ini pun sempat menggemparkan warga sekitar tempat tinggal korban.
Warga pun tak menyangka jika Kharisma ditemukan sudah dalam kondisi mengenaskan.
Jasad Kharisma ternyata sudah 5 hari berada di toren air.
• Ambulans Dihalangi Mobil Kijang, Sang Pasien Meninggal
• Momen Rossi Selamat dari Insiden Mengerikan MotoGP Austria 2020
• Irjen Napoleon Bonaparte dan Tommy Sumardi Dicekal
• Nenek Berhubungan Intim di Sawah, Selingkuhan Malah Tewas
TONTON JUGA
Polisi yang tiba dilokasi pun langsung mengevakuasi jasad wanita berusia 43 tahun tersebut.
Rupanya, mayat Kharisma sengaja disimpan oleh suaminya sendiri berinisial NDH (70).
Saat ini, suami korban yakni NDH pun telah diamankan polisi.
Kepada polisi, NDH pun mengungkap alasanya hingga nekat menyimpan mayat sang istri di dalam toren air rumahnya.
Saat ini, rumah keluarga tersebut pun telah dipasang garis polisi.
Berdasarkan pengakuan suaminya, bahwa istrinya sudah 5 hari meninggal dunia karena sakit.
"Alasannya dia tidak mau jauh dari istrinya, jadi dia ( NDH) tidak mau menguburkan sang istri.
Sehingga NDH dibantu anaknya menyimpan jasad korban ke dalam tangki profil miliknya," ungkap Kapolres Kubar AKBP Roy Satya Putra diwakili Kasat Reskrim Iptu Iswanto seperti dikutip TribunnewsBogor.com dari Tribun Kaltim.
Sedang Sakit
Berdasarkan informasi yang diterima Ketua RT setempat, Sakius mengatakan, Kharisma diketahui oleh warga sedang dalam kondisi sakit.
Namun, suami NDH malah memilih tidak membawa sang istri ke rumah sakit.
Melainkan diobati dengan obat tradisional.
Bahkan, suaminya melarang orang-orang untuk menjenguk sang istri.
Meskipun untuk mengetahui kondisi sakit dari Kharisma.
"Kalau kondisi sakit istrinya, memang sudah diketahui warga sekitar.
Saya dapat informasi, istrinya itu sakit liver.
Tapi ya itu, suaminya tidak membawanya ke rumah sakit,” ungkap Ketua RT.
Dilarang Menjenguk
Menurut Sakius, warga sekitar tempat tinggal korban dilarang menjenguk Kharisma yang sedang terbaring sakit.
Bahkan, sebelum kejadian penemuan mayat di tangki profil, pada malam hari, warga ingin melihat kondisi istrinya, tetapi NDH bersikeras menolak kedatangan warga.
“Saya juga tidak ingin mengambil risiko,” ucap Ketua RT, Sakius
Bahkan, sebelum kejadian pun, keluarga dari istrinya datang untuk mengunjungi rumah tersebut.
Tapi, tetap mendapat penolakan dari suaminya.
Korban tak Terlihat sepekan
Sepekan sebelum kejadian, korban Kharisma tak pernah dilihat lagi oleh warga.
Padahal, biasanya warga seringkali melihat Kharisma melakukan aktivitas, seperti menjemur pakaian sebelum ditemukan meninggal dunia di dalam toren air.
“Mau semingguan itu, warga tidak melihat ada aktivitas di rumah itu,” tuturnya.
Karena warga sekitar merasa curiga, terkait keberadaan almarhumah yang sedang sakit.
Akhirnya, kepala kampung memutuskan untuk melaporkan hal tersebut kepada aparat kepolisian, untuk memastikan kondisi rumah tersebut.
Hal itupun terbukti, bahwa ada sesosok mayat ditemukan di tangki profil yang diduga disimpan sang suami.
(TribunnewsBogor.com/Tribun Kaltim)
Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Pengakuan Suami 5 Hari Simpan Mayat Istirnya di Toren Air, Pelaku Ogah Kuburkan Jasad Kharisma
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/suami-ungkap-alasan-simpan-mayat-istri-5-hari-di-toren-air.jpg)