Tribun Lampung Selatan

Angin Kencang di Perairan Lampung Selatan karena Ada Tekanan Rendah di Wilayah Pesisir Barat

Embusan angin kencang di wilayah pesisir dalam beberapa hari terakhir, dipengaruhi adanya daerah tekanan rendah di pesisir barat.

Penulis: Dedi Sutomo | Editor: Noval Andriansyah
Tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo
Suasana di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Selasa (25/8/2020) siang menjelang sore. Angin Kencang di Perairan Lampung Selatan karena Ada Tekanan Rendah di Wilayah Pesisir Barat. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Embusan angin kencang di wilayah pesisir dalam beberapa hari terakhir, dipengaruhi adanya daerah tekanan rendah di pesisir barat.

Hal tersebut disampaikan Kepala kantor BMKG Maritim Panjang, Andi Cahyadi.

Sehingga, kata Andi, pola angin berembus dari Samudera Hindia menuju pesisir barat Sumatera.

Termasuk di wilayah pesisir Lampung Selatan.

“Untuk kondisi cuaca masih normal. Cenderung berawan. Namun terjadi peningkatan kecepatan angin yang berdampak pada naiknya tinggi gelombang laut,” kata Andi Cahyadi kepada Tribunlampung.co.id, Selasa (25/8/2020).

Andi Cahyadi menjelaskan, untuk gelombang setinggi 1,25 meter hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di teluk Lampung bagian selatan dan perairan timur Lampung.

Menurut Andi Cahyadi, adanya perubahan kondisi cuaca di kawasan pesisir tidak berdampak pada arus penyeberangan untuk lintasan Bakauheni – Merak.

Andi mengatakan, untuk di Pelabuhan Bakauheni hingga esok, kecepatan angin diperkirakan bisa mencapai 15 knot.

Sedangkan untuk gelombang laut relatif rendah.

“Untuk penyeberangan kapal ferry aman. Kondisi cuaca di jalur penyeberangan relatif normal,” ujar Andi Cahyadi.

Pantauan Tribunlampung.co.id, di Pelabuhan Bakauheni, siang hingga menjelang sore ini, kondisi penyeberangan relatif normal.

Tidak ada kepadatan kendaraan yang hendak menyeberang.

Sementara untuk kondisi cuaca di sekitar Pelabuhan Bakauheni, terpantau cukup cerah dengan embusan angin terasa cukup kuat. (Tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved