Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Gubernur Arinal Djunaidi Imbau Simpatisan Bacalonkada Tetap Waspadai Covid-19

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meminta kepada simpatisan bacalonkada di Pilkada Serentak 2020, tetap mewaspadai Covid-19.

Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
Ilustrasi - Gubernur Arinal Djunaidi Imbau Simpatisan Bacalonkada Tetap Waspadai Covid-19. 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Bayu Saputra

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meminta kepada masyarakat ataupun simpatisan para bacalonkada di Pilkada Serentak 2020 yang berlangsung di 8 daerah di Lampung, tetap mewaspadai Covid-19.

Arinal Djunaidi mengaku, sampai saat ini dirinya belum mendapatkan laporan ada kegiatan yang melibatkan orang banyak alias kerumunan di tengah masyarakat pada saat pendaftaran.

“Tetapi diharapkan kepada semua KPU di daerah juga lebih tegas dan memang sebenarnya kita (pemprov) telah meminta dan mengimbau dari jauh-jauh hari untuk menerapkan protokol kesehatan,” kata Arinal Djunaidi, Senin (7/9/2020).

Di antaranya jangan mengerahkan masssa yang banyak saat proses apapun dalam rangkaian Pilkada Serentak 2020 pada 9 Desember 2020.

Karena natinya bisa berakibat negatif terhadap situasi dan diharapkan untuk tetap menerapka protokol kesehatan yang ketat dan itu wajib dijalankan.

Diharapkan ini menjadi perhatian kepada semua pihak yang berkepentinga dalam pilkada dan kesehatan juga jauh sangatlah lebih penting.

Semua pihak harus bertanggungjawab dan penyelenggara pemilu yakni KPU juga harus bertanggung jawab dalam melakukan pendispilinan tersebut.

Apalagi sudah ada pergub 45 tahun 2020 yang harus ditaati oleh semua pihak tanpa terkecuali.

Sekdaprov Lampung Fahrizal Darminto menambahkan berdasarkan peraturan KPU 6 tahun 2020 itu tentang pelaksanaan pemilukada serentak dalam kondisi bencana non alam maka diharuska menerapkan protokol kesehatan.

“Sangat diwarning oleh pak gubernur bahwa jika tidak ditaati protokol kesehatan maka bisa saja terjadinya klaster pilkada jika ini tidak menerapkan protokol kesehatan,” katanya

Memang PKPU nomor 6 tahun 2020 itu juga sengaja disusun untuk dilaksanakan dalam kondisi Covid-19, mulai dari tahapan ada ketentuannya data pemilih.

Lalu pendaftaran calon, penetapan, pelaksanaan kamapanye, pencoblosan hingga penghitungan.

“Semua sudah diatur secara detail dan diharapkan gugus tugas bersama instutusi terkait supaya mengawal dan PKPU ini agar bisa terlaksana dengan baik serta didukung pergub 45 tahun 2020 tersebut,” katanya

Adanya pergub tersebut juga mengadopsi dari dan regulasi tersebut harus didukung pengawasannya.(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)

Penulis: Bayu Saputra
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved