Breaking News:

Tribun Tulangbawang

Berbulan-bulan Listrik Belum Terpasang, Petambak Dipasena Mengadu ke Ombudsman

Pasalnya, setelah berbulan-bulan proses pemasangan instalasi ke Dipasena, hingga kini belum sepenuhnya aliran listrik PLN terpasang di rumah warga.

Dok Warga Dipasena
Petambak Dipasena mengadu ke Ombudsman terkait berlarut-larutnya pemasangan listrik, Kamis (10/9/2020). 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Endra Zulkarnaen

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Petambak udang Dipasena mengadukan karut-marutnya pemasangan instalasi listrik di wilayah Kecamatan Rawajitu Timur, Tulangbawang kepada Ombudsman dan PLN Distribusi Lampung.

Pasalnya, setelah berbulan-bulan proses pemasangan instalasi ke Dipasena, hingga kini belum sepenuhnya aliran listrik PLN terpasang di rumah warga.

Maraknya pungutan liar di luar biaya pendaftaran sesuai prosedur sambung baru listrik PLN diduga kuat menjadi penyebab terhambatnya realisasi pemasangan alat pengukur dan pembatas arus listrik di rumah warga.

Akibat mangkraknya pemasangan listrik PLN, puluhan warga Dipasena mengadu ke manajemen PLN Distribusi Lampung dan Ombudsman, Kamis (10/9/2020).

Mereka berasal dari Kampung Bumi Dipasena Jaya dan Bumi Dipasena Mulya.

Mereka menyerahkan berkas laporan pengaduan ke pihak Ombusman RI Perwakilan Lampung. 

PT PLN Listriki Bumi Dipasena pada HUT Ke-75 RI

4 Bulan Daftar Listrik Belum Terpasang, Petambak Dipasena Keluhkan Mahalnya Tarif Pemasangan

Lasri, warga Kampung Bumi Dipasena Jaya, mengaku sudah membayar biaya pemasangan listrik.

Namun, sampai kini dia dan ratusan warga yang tersebar di delapan kampung di areal pertambakan Bumi Dipasena tak kunjung menikmati aliran listrik PLN.

Padahal, proses pembayaran pemasangan baru itu sudah hampir satu tahun lamanya.

Halaman
12
Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved