Breaking News:

Tribun Way Kanan

Dibujuk Rayu Pelaku, Gadis Belia di Way Kanan Disetubuhi Pemuda di Salah Satu Mes Perusahaan

Satreskrim Polres Way Kanan mengungkap pelaku yang diduga melakukan persetubuhan anak di bawah umur.

Dokumentasi Polisi
Diamankan pelaku pencabulan oleh satreskrim Polres Way kanan. Dibujuk Rayu Pelaku, Gadis Belia di Way Kanan Disetubuhi Pemuda di Salah Satu Mes Perusahaan 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, WAY KANAN - Satreskrim Polres Way Kanan mengungkap pelaku yang diduga melakukan pencabulan dan atau persetubuhan anak di bawah umur.

Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung melalui Kasat Reskrim AKP Devi Sujana menjelaskan pelaku diduga melakukan aksinya hari selasa tanggal 05 Mei 2020 sekitar pukul 11.00 WIB.

Pelaku melakukannya di salah satu Mes perusahaan di Kecamatan Pakuan Ratu Kabupaten Way kanan.

Ayah korban, Sujadi baru mengetahui pada saat tanggal 06 September 2020 sekitar pukul 08.00 WIB, setelah mendapat telpon dari saksi bahwa anak korban Melati (15) telah disetubuhi oleh pelaku inisial FR (22) warga Kecamatan Pakuan Ratu Kabupaten Way Kanan.

Lebih lanjut, ayah korban lalu pergi ke Kota Bumi Lampung Utara untuk memastikan informasi tersebut.

Pada saat bertemu dengan korban, keterangan dari saksi tersebut dibenarkan oleh Melati bahwa dirinya telah disetubuhi atau dicabuli bertempat di salah satu mes perusahaan di Kecamatan Pakuan Ratu Kabupaten Way Kanan, dengan cara dipaksa dan dibujuk rayu pelaku.

Ketakutan Dibawa ke Ladang Sepi, Anak di Bawah Umur di Lamsel Lompat dari Motor Sebelum Disetubuhi

Kisah Pemuda Lulusan SMK Menang Lomba Edit Foto Internasional, Kini Dibayar Rp 90 Juta

Atas kejadian tersebut orang tua korban pergi ke Polres Way Kanan untuk melaporkan kejadian tersebut agar ditindaklanjuti.

Ayah korban yang mengetahui anaknya menjadi korban, melaporkan ke Polsek Pakuan Ratu.

Anggota Polres dan Polsek akhirnya menyidik.

Pada hari Selasa tanggal 08 September 2020 sekitar pukul 20.00 Wib Unit PPA Satreskrim Polres Way Kanan mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa tersangka sedang berada di jalan dekat kediaman pelaku.

Petugas dari Satreskrim Polres Way Kanan bersama Kanit Reskrim Polsek Pakuan Ratu yang menerima informasi kemudian langsung menuju ke keberadaan pelaku, sekitar pukul 22.00 Wib langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku tanpa perlawanan selanjutnya dibawa dan diamankan ke Polres Way Kanan untuk dilakukan proses lebih lanjut," ungkap Devi Sujana.

Akibat perbuatannya, pelaku dapat dikenakan pasal 81 dan atau pasal 82 UU RI No.17 tahun 2016, tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Pelaku diancam maksimal 15 tahun penjara," tukas Devi Sujana. (Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved