Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Jumlah DPS di 8 KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung Sebanyak 3.890.063 Jiwa

Jumlah secara keseluruhan Daftar Pemilih Sementara (DPS) di 8 KPU Kabupaten/Kota sebanyak 3.890.063 jiwa.

screenshot Ig KPU Lampung
Data DPS. Jumlah DPS di 8 KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung Sebanyak 3.890.063 Jiwa 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Kiki Adipratama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG-Jumlah secara keseluruhan Daftar Pemilih Sementara (DPS) di 8 KPU Kabupaten/Kota sebanyak 3.890.063 jiwa yang terdiri dari pemilih laki-laki sebanyak 1.959.115 dan perempuan berjumlah 1.930.948.

Komisioner KPU Lampung Divisi Data dan Informasi Agus Riyanto mengatakan setelah penetapan DPS oleh masing-masing KPU Kabupaten/Kota, maka DPS akan diumumkan oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tempat-tempat yang terjangkau dan mudah diakses oleh masyarakat.

“DPS akan ditempel dan diumumkan di balai-balai kampung/desa/kelurahan atau di tempat strategis lainnya. Pengumuman DPS akan berlangsung selama 10 hari dimulai dari 19-28 September 2020,” ujar Agus Riyanto, Senin (14/9/2020).

Selain diumumkan di balai-balai desa atau kelurahan, DPS juga akan diumumkan dalam laman website KPU Kabupaten/Kota di masing-masing daerah.

Kemudian, terus Agus, juga akan diumunkan di laman website KPU RI yang dapat diakses oleh siapa saja melalui hanphone android untuk mengecek apakah sudah terdaftar dalam DPS atau belum yaitu di portal www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id.

Belum Terdaftar DPS, Masyarakat Diminta Hubungi PPS

Seluruh Balon Memenuhi Syarat, Hasil Pemeriksaan Kesehatan Balon Pilkada Bandar Lampung

“Pengumuman DPS ini bertujuan agar masyarakat dapat mengecek secara langsung apakah dirinya sudah terdaftar sebagai pemilih atau belum dalam daftar pemilih sementara,” kata Agus Riyanto

"Jika seandainya belum, maka masyarakat dapat secara langsung menyampaikan informasi kepada personil PPS di masing-masing daerahnya, atau jika ada kesalahan dalam elemen data pemilih seperti kesalahan nama, nomor NIK atau NKK, jenis kelamin, alamat domisili dan lainnya maka perbaikan elemen data ini akan segera ditindaklanjuti untuk dilakukan perbaikan oleh PPS setempat," jelas Agus Riyanto.

Agus menuturkan, tanggapan dan masukan masyarakat bisa juga mengenai terdapat daftar pemilih yang sudah tidak lagi memenuhi syarat sebagai pemilih seperti meninggal dunia, pindah domisili, alih status dari Sipil menjadi TNI/POLRI atau sebaliknya, baik sebelum dilakukan coklit maupun sesudah dilakukan coklit.

Kata Agus, Di Sekretariat/Kantor PPS, PPK, KPU Kabupaten/Kota disiapkan formulir model A1.A.KWK yaitu formulir masukan dan tanggapan atas pengumuman DPS bagi masyarakat, Panitia Pengawas Desa (PKD), partai politik/LO pasangan calon.

Halaman
12
Penulis: kiki adipratama
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved