Tribun Lampung Utara
Sensus Penduduk Online, BPS Lampura Target Satu KK per Hari
Tak hanya pendataan di wilayah kota, tim dari BPS juga menyisir masyarakat yang belum terdata dalam sensus penduduk online hingga ke perbatasan Kabupa
Penulis: anung bayuardi | Editor: soni
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Badan Pusat Statistik(BPS) Lampung Utara(Lampura) terus bergerak.
Tak hanya pendataan di wilayah kota, tim dari BPS juga menyisir masyarakat yang belum terdata dalam sensus penduduk online hingga ke perbatasan Kabupaten Lampura.
Kepala BPS Anwar Cholili mengatakan, sejauh ini para petugas BPS dalam melakukan pendataan dan menyelesaikan wawancara tatap muka sudah mencapai 59 persen wilayah.
Penyelesaian wawancara tatap muka sudah seleaai administarisanya hingga ke tingkat RT.
• BPS Lampura Apresiasi Dukungan Pemkab dalam Sensus Penduduk Online
"Alhamdulillah sudah 59 persen wilayah dijangkau dan didata oleh petugas Sensus BPS Lampura. Mereka memiliki target dalam sehari minimal satu RT bisa diselesaikan dalam pendataan sensus penduduk wawancara," jelasnya, Senin (14/9).
Anwar menambahkan, dimotori 34 koordinator sensus kecamatan(Koseka) dan 457 petugas sensus para petugas bahkan mampu menyelesaikan wawancara hingga satu desa/kelurahan per harinya.
Sejauh ini perkembangan petugas di lapangan berjalan dengan baik. Masyarakat, menurut Anwar, bisa menerima petugas dengan baik. Bahkan para RT pun sigap membantu petugas dalam pendataan sensus penduduk wawancara.
"Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar. RT yang didatangi juga siap untuk membantu petugas dalam pendataan. Mudah-mudahan target kami bulan ini semua masyarakat Lampura yang belum terdaftar secara online dapat terdata di sensus penduduk wawancara," harapnya.
• BPS Bandar Lampung Targetkan Sensus Penduduk 2020 Selesai Pada 15 September 2020
Mengingat jumlah Covid-19 terus bertambah, BPS memperketat pengamanan protokol kesehatan dari petugas. Mulai dari memakai masker, faceshield, sarung tangan hingga sesering mungkin membersihkan tangan dengan hand sanitizer.
Dengan menggunakan protokol kesehatan yang ketat tentu masyarakat akan merasa aman dan nyaman.
Sejauh ini dari 621.812 penduduk semester 2 tahun 2019, masyarakat yang sudah mengisi sensus online mencapai 78.293 orang.
"Jumlah penduduk yang terdaftar dalam sensus penduduk wawancara akan dirilis setelah selesai kegiatan," katanya.(ang)