Breaking News:

Tribun Lampung Selatan

Waspada Gelombang Mudik Kedua,  Pemkab Lamsel Ingin Pengetatan Penyeberangan di Bakauheni

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap ada kebijakan pengetatan pengawasan lalu lintas orang melalui penyeberangan lintasan selat Sunda.

TRIBUN LAMPUNG/DEDI SUTOMO
PENGETATAN - Penyeberangan kendaraan roda empat di Pelabuhan Bakauheni, Senin (14/9). Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menginginkan kebijakan pengetatan pengawasan lalu lintas orang melalui penyeberangan lintasan selat Sunda pasca kembali diberlakukannya PSBB di Pemprov DKI. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Merespons kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap ada kebijakan pengetatan pengawasan lalu lintas orang melalui penyeberangan lintasan selat Sunda.

Pasalnya, kebijakan PSBB tersebut berpotensi memunculkan kembali gelombang mudik warga asal daerah ibu kota tersebut. Ini karena kegiatan perkantoran dan usaha lainnya yang dibatasi.

"Kemarin dalam rakor pemerintah daerah sudah kita bahas bersama. Bapak bupati juga sudah berkirim surat ke manajemen PT ASDP untuk meminta ada pengetatan pengawasan di pelabuhan Merak-Bakauheni," ujar Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan, Jimmy B. Hutapea, Senin (14/9).

Pemkab Lamsel Segera Sosialisasi Pengembangan Pariwisata Bakauheni

Menurut Jimmy, pemerintah daerah berharap kembali bisa mengaktifkan pemeriksaan oleh tim gugus tugas bersama seperti saat pelaksanaan PSBB sebelumnya.

Untuk penyeberangan ferry lintasan selat Sunda yang menghubungkan Jawa dan Sumatera, harus kembali diperketat pemeriksaan, terutama untuk dokumen kesehatan bagi warga yang akan menyeberang.

"Kan pelabuhan ini daerah otoritas. Kita minta ada pengetatan. Orang yang menyeberang dan datang minimal harus memiliki surat keterangan hasil rapid test yang menunjukan nonreaktif. Kalau memang kita diminta membantu, nanti kita siapkan," ujar dirinya.

Arus Penyeberangan Bakahuheni Lengang

Pantauan Tribun Lampung kemarin di pelabuhan Bakauheni, aktivitas penyeberangan di pelabuhan yang menghubungkan pulau Jawa dan Sumatra itu berjalan normal.

"Untuk pelayanan penyeberangan hari ini (kemarin) tetap berjalan normal, seperti biasa," kata Siafulahil Maslu Harahap, Humas PT. ASDP cabang Bakauheni.

Menurut dirinya, sejauh ini dampak dari penerapan PSBB oleh Pemprov DKI Jakarta belum terlihat pada arus penyeberangan penumpang dan kendaraan pribadi. Sementara untuk angkutan truk logistik tetap normal.

Sosialisasi Perbup Adaptasi

Halaman
12
Penulis: Dedi Sutomo
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved