Breaking News:

Pilkada Bandar Lampung 2020

Jajaran Bawaslu Bandar Lampung Diminta Melek Teknologi

Saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19 yang salah satunya menekankan pada penggunaan teknologi yang ada.

screenshot
Daring Bawaslu Bandar Lampung bersama Bawaslu RI. Jajaran Bawaslu Bandar Lampung Diminta Melek Teknologi 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Kiki Adipratama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Jajaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) diminta melek teknologi alias harus menguasai tekonologi.

Hal itu diungkapkan oleh Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Bandar Lampung, Yahnu Wiguno Sanyoto Selasa (15/9/2020).

Yahnu mengungkapkan hal itu langsung disampaikan dalam Rapat Kerja Teknis Penanganan Pelanggaran yang diselenggarakan Bawaslu RI dengan tema “Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Gelombang IV” melalui saluran zoom meeting.

"Dalam Rakernis Penanganan Pelanggaran peserta diarahkan untuk berdiskusi dan sumbang saran terkait implementasi aturan Perbawaslu Penanganan Pelanggaran yang baru, sehingga dapat mengefektifkan proses penanganan pelanggaran sekalipun di masa pandemi seperti ini. Maka diminta untuk memaksimalkan penggunaan teknologi dalam prosesnya,” terang Yahnu Wiguno Sanyoto.

Yahnu, menyampaikan dalam Perbawaslu yang mengatur penanganan pelanggaran pada Pilkada 2020 aturannya menyesuaikan dengan kondisi saat ini.

Dimana, saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19 yang salah satunya menekankan pada penggunaan teknologi yang ada.

Bawaslu Lampung Tunggu Regulasi Terkait Pelanggaran Protokol Kesehatan

Bacalonkada Bisa Jadikan APD Sebagai APK saat Kampanye Pilkada Serentak 2020

Dia berharap masyarakat turut aktif melaporkan peristiwa pelanggaran pemilihan serta jajaran Panwaslu Kecamatan yang langsung berinteraksi dengan masyarakat.

"Semua harus mempersiapkan segala sarana pelaporan dan klarifikasi terkait dengan penanganan pelanggaran dan membiasakan diri dalam pemanfaatan teknologi dalam proses penanganan pelanggaran pada masa pandemi," jelas Yahnu Wiguno Sanyoto.

“Sehingga memudahkan masyarakat dalam berpartisipasi untuk mengawasi jalannya tahapan pemilihan,” Imbuh Yahnu. (Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama)

Penulis: kiki adipratama
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved