Breaking News:

Kasus Penggelapan di Lampung Tengah

Pelaku Penggelapan di Lampung Tengah Terciduk Polisi saat Akan Berangkat ke Jawa

Pelaku selama ini berpindah-pindah domisili untuk mengindari kejaran pihak kepolisian.

Dokumentasi Polisi
Pelaku Penggelapan di Lampung Tengah Terciduk Polisi saat Akan Berangkat ke Jawa. 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Syamsir Alam

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Pelaku selama ini berpindah-pindah domisili untuk mengindari kejaran pihak kepolisian.

Pelaku hendak menyeberang ke Pulau Jawa saat ditangkap di atas mobil.

Pelaku mengatakan, ia bersembunyi mulai dari Sumatera Selatan, Lampung Utara, hingga ke kawasan lainnya di Pulau Jawa demi mengindari kejaran polisi.

"Saya mau nyeberang (ke Pulau Jawa). Selama ini saya memang keluar daerah (bersembunyi) mengindari (kejaran) polisi," kata MSR di Mapolres Lampung Tengah.

Ia mengakui perbuatannya melakukan penggelapan barang perusahaan berupa produk makanan ringan selama beberapa bulan dari 2017 hingga 2018.

"Barang gak saya jual ke penerima (di Riau dan kota lainnya). Oleh kami (bersama Turino), barang sebagian di jual di Terusan Nunyai dan tempat lainnya," jelas MSR.

Korban Merugi Rp 800 Juta

Akibat penggelapan produk makanan ringan yang dilakukan oleh pelaku MSR, korban Heriyanto mengaku mengalami kerugian hingga Rp 800 juta.

Kasus itu menurut korban saat pelaku bekerja sebagai distributor produk di perusahaan tempatnya bekerja.

Halaman
123
Penulis: syamsiralam
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved