Breaking News:

Tribun Lampung Selatan

PSBB Jakarta Tidak Berdampak pada Pengiriman Komoditi Pisang Lamsel 

Para pelaku usaha pengiriman pisang dan kelapa ke DKI Jakarta mengaku tidak ada pengurangan permintaan dari pengepul/pedagang di beberapa pasar utama

tribun lampung/dedi sutomo
ANGKUTAN BARANG - Angkutan truk barang yang hendak ke pelabuhan Bakauheni untuk menyeberang ke pulau Jawa, Selasa (15/9). 


TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Para pelaku usaha pengiriman pisang dan kelapa ke DKI Jakarta mengaku tidak ada pengurangan permintaan dari pengepul/pedagang di beberapa pasar utama ibukota, meski Pemprov DKI mulai14 September kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Darto, seorang pengepul pisang di Bakauheni mengatakan, untuk permintaan pisang dari rekanann yang ada di pasar Kramatjati dan pasar induk lainnya di DKI Jakarta masih normal seperti biasa.

"Hari ini (kemarin) tetap minta pengiriman seperti biasa. Tidak ada pengurangan. Setiap hari biasanya saya kirim dua mobil pikap," ujarnya, Selasa (15/9).

Darto mengatakan, pengiriman komoditi pisang saat ini tidak punya pengaruh. Saat penerapan PSBB beberapa bulan lalu juga memang terjadi penurunan permintaan, namun itu pun tidak terlampau signifikan.

VIDEO Persiapan Khusus Irish Bella & Ammar Zoni Sambut Kelahiran Anak saat PSBB Ketat Jakarta

"Kan pasar tetap jalan. Masyarakat tetap ke pasar. Jadi memang tidak terlalu terdampak untuk permintaan pisang," kata dia.

Hal sama juga disampaikan Sayuti, warga yang kerap mengirim komoditi kelapa ke DKI Jakarta. Menurut dirinya, pekan ini tidak ada permintaan pengurangan pengiriman dari rekan usahanya di Jakarta.

Menurutnya, dirinya memang tidak setiap hari mengirim kelapa. Biasanya dalam sepekan 3-4 kali pengiriman untuk 3 pasar induk di Jakarta.

"Sejauh ini pesanan dari penampung di Jakarta tetap biasa. Belum ada permintaan untuk pengurangan," kata Sayuti.

Sementara, pantauan Tribun Lampung di pelabuhan Bakauheni, angkutan barang belum berdampak meski Pemprobv DKI kembali memberlakukan kebijakan PSBB.(ded)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: soni
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved