Breaking News:

Berita Nasional

Wanita Hamil 9 Bulan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya, Diketahui Istri Siri Kepala Desa

Wiwin juga terkejut mengapa Latifah dibantai sekejam itu saat sedang hamil 9 bulan.

Banjarmasinpost.co.id
Rumah Latifah (31) di Desa Banua Binjai, Kecamatan Barabai, Kota Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan 

Mulai dari tebasan di punggung di bawah leher, kelingking tangan kiri yang hampir putus, hingga lengan kiri yang luka akibat tebasan. 

"Orangnya setahu saya tidak pernah aneh-aneh dan tidak ada musuh," katanya.

Sementara itu, Ps Paur Subbag Humas Polres HST, Aipda M Husaini, mengatakan jika pihaknya masih mendalami dan melakukan penyelidikan kasus pembunuhan tersebut.

"Semuanya masih didalami. Benar ada ditemukan mayat. Kami masih melakukan penyelidikan," ujarnya singkat.

Belum Ada Tersangka 

Kasus pembunuhan Latifah (31) di Desa Banua Binjai, Kecamatan Barabai, Kota Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan, masih belum  terungkap.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi.

"Belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Kami masih memeriksa saksi," ujar Kasatreskrim Polres HST, AKP Dani Sulistiono.

Dia enggan membeberkan berapa saksi yang diperiksa. "Ada beberapa saksi yang diperiksa," ujarnya singkat.

(Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Artikel ini telah tayang di banjarmasinpost.co.id dengan judul "Perempuan Hamil 9 Bulan Dibunuh di Kabupaten HST, Jari Korban Nyaris Putus"

Editor: wakos reza gautama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved