Breaking News:

Tribun Pesawaran

KBM Tatap Muka di Pesawaran Akan Ditutup Jika Ada Pelajar yang Terkonfirmasi Covid-19

KBM tatap muka SMA/SMK di Kabupaten Pesawaran masih terus berjalan meskipun kasus Covid-19 di Bumi Andan Jejama meningkat.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Siswa sekolah dasar negeri 002 Ranai melakukan aktivitas belajar menggunakan masker di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Indonesia, Selasa (4/2/2020). KBM Tatap Muka di Pesawaran Akan Ditutup Jika Ada Pelajar yang Terkonfirmasi Covid-19. 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id R Didik Budiawan C

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN - Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka SMA/SMK di Kabupaten Pesawaran masih terus berjalan meskipun kasus Covid-19 di Bumi Andan Jejama meningkat.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pesawaran Yahtar mengatakan, bila KBM tatap muka SMA/SMK telah mendapat izin dari ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pesawaran.

Dalam hal ini Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona.

KBM tatap muka SMA/SMK ini sudah dimulai sejak 31 Agustus 2020.

Namun belakangan, kasus Covid-19 di Pesawaran kembali muncul.

Sehingga menambah angka kasus terkonfirmasi positif virus corona di Bumi Andan Jejama.

"Sejauh ini kan belum ada laporan yang anak-anak SMA/SMK (terkena virus corona)," kata Yahtar, Kamis, 17 September 2020.

Tapi, kata dia, kalau ada warga sekolah yang terkena Covid-19 maka otomatis sekolah SMA/SMK tersebut ditutup KBM tatap mukanya.

Sehingga sekolah yang terdapat warganya terkonfirmasi positif corona akan melaksanakan kembali KBM secara daring atau pun luring.

Menurut Yahtar, di Kabupaten Pesawaran ada sebanyak 20 SMA, baik itu negeri maupun swasta.

Kemudian, SMK sebanyak 15 sekolah negeri dan swasta. (Tribunlampung.co.id/R Didik Budiawan C)

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved