Breaking News:

Pilkada Bandar Lampung 2020

BREAKING NEWS Ike Edwin Datangi Bawaslu Bandar Lampung, Laporkan Pelanggaran Administrasi KPU

Polemik pencalonan pasangan bacalonkada Bandar Lampung Ike Edwin-Zam Zanariah nampaknya masih berlanjut.

Penulis: kiki adipratama | Editor: Noval Andriansyah
Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama
Bacalonkada Bandar Lampung jalur independen, Ike Edwin saat diwawancarai di kantor Bawaslu Bandar Lampung, Minggu (20/9/2020). BREAKING NEWS Ike Edwin Datangi Bawaslu Bandar Lampung, Laporkan Pelanggaran Administrasi KPU. 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Kiki Adipratama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Polemik pencalonan pasangan bacalonkada Bandar Lampung Ike Edwin-Zam Zanariah nampaknya masih berlanjut.

Ike Edwin kembali menyambangi Bawaslu Bandar Lampung, Minggu (20/9/2020).

Kedatangan Mantan Kapolda Lampung itu untuk melaporkan dugaan pelanggaran administrasi yang dilakukan oleh KPU Bandar Lampung pada pelaksanaan verifikasi faktual dukungan perbaikan.

Ike Edwin datang ke Bawaslu didampingi tim kuasa hukumnya.

Ike Edwin mengatakan, berdasarkan PKPU Nomor 6 Tahun 2020 tentang pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur bupati dan wakil bupati dan atau wali kota dan wakil wali kota dalam kondisi bencana nonalam Covid-19, KPU diduga tidak melakukan verifikasi faktual dukungan perbaikan dengan metode sensus.

Padahal, kata Ike, dalam pasal 36 dan pasal 42 PKPU Nomor 6 Tahun 2020 dijelaskan mereka harus mendatangi pendukung dengan metode sensus.

"Iya kita lapor KPU tidak melakukan tugasnya dan melanggar Pasal 36 PKPU Nomor 6 Tahun 2020, KPU tidak melaksanakan verifikasi sensus, jadi PPS tidak mendatangi pendukung."

"Dari ada kewajiban mereka datang dari rumah ke rumah atau sensus untuk verifikasi faktual dari awal (verfak pertama sampai yang verfak perbaikan) itu ada dasarnya di PKPU Nomor 6 Tahun 2020," ungkap Ike Edwin, Minggu.

Menurut Ike Edwin, berdasarkan hal tersebut, KPU Bandar Lampung diduga melakukan pelanggaran administrasi.

Maka dari itu, pihaknya akan memproses dugaan tersebut dengan melaporkan ke Bawaslu Bandar Lampung.

"Harusnya mereka datangi pendukung, nah ini enggak. Ya ini pelanggaran administrasi," tegas Ike Edwin.

(Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved