Breaking News:

Berita Nasional

Gara-gara Kasusnya Perkosa Anak Kandung, Tahanan Polres Sergai Dikeroyok Tahanan Lain

Diduga karena kasusnyan perkosa anak kandung diketahui oleh tahanan lain membuat para tahanan geram dan melakukan penganiayan di dalam sel.

grafis tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi - 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, SERDANG BEDAGAI - Seorang tersangka kasus pemerkosaan tewas di dianiaya teman-teman satu selnya.

TS (43), adalah tahanan Polres Serdang Bedagai (Sergai).

Warga Kecamatan Sei Bamban Kabupaten Sergai ini masuk ke dalam sel karena kasus pemerkosaan.

Ia baru satu hari ditangkap petugas.

Informasi yang dihimpun, TS meninggal dunia di rumah sakit Sultan Sulaiman Sei Rampah, Sabtu (26/9/2020).

Saat itu tubuhnya penuh dengan luka lebam karena dihajar ramai-ramai oleh para tahanan.

Lihat Wanita Tergeletak di Pinggir Sungai, 5 Pria di Lahat Perkosa Korban hingga Meninggal

Pengakuan Pelajar AW yang Bunuh Bocah Perempuan 10 Tahun

Kasus kematiannya ini pun kini sedang didalami oleh Polres Sergai.

Kapolres Serdang Bedagai, AKP Robin Simatupang menjelaskan TS ditangkap atas laporan dari istrinya R Butar-Butar karena telah melakukan pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri yang masih berusia 14 tahun.

Disebut anak kandungnya itupun sampai hamil karena perbuatannya.

Penyidik Polres Sergai memeriksa para tahanan yang mengeroyok tahanan pemerkosaan
Penyidik Polres Sergai memeriksa para tahanan yang mengeroyok tahanan pemerkosaan (Tribun Medan)

Diduga karena kasusnya ini diketahui oleh tahanan lain membuat para tahanan geram dan melakukan penganiayan di dalam sel.

Halaman
12
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved