Breaking News:

Tribun Tulangbawang Barat

Pemkab Tulangbawang Barat Izinkan Masyarakat Gelar Pesta Hajatan dengan Syarat Tertentu

Wakil Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Fauzi Hasan, meminta masyarakat dan jajaran Pemkab setempat untuk memerhatikan pendatang yang masuk.

Tribunlampung.co.id/Endra Zulkarnain
Wakil Bupati Tubaba Fauzi Hasan memimpin rapat sosialisasi Peraturan Bupati Tulangbawang Barat Nomor 45 Tahun 2020, di ruang rapat Bupati setempat, Rabu (30/09/2020). Pemkab Tulangbawang Barat Izinkan Masyarakat Gelar Pesta Hajatan dengan Syarat Tertentu. 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Endra Zulkarnain

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG BARAT - Wakil Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Fauzi Hasan, meminta masyarakat dan jajaran Pemkab setempat untuk memerhatikan pendatang yang masuk ke Tulangbawang Barat.

Caranya, dengan memperketat protokol kesehatan kepada setiap pendatang yang masuk ke Tubaba.

Ini dilakukan guna mewaspadai penularan virus Covid-19 kepada siapa pun yang ada di Tubaba.

Langkah ini, menurut Fauzi, untuk menekan penyebaran virus Covid-19.

Hal tersebut ditegaskan Fauzi, saat rapat sosialisasi Peraturan Bupati Tulangbawang Barat Nomor 45 Tahun 2020, yang berlangsung di ruang rapat Bupati setempat, Rabu (30/09/2020).

Rapat sosialisasi ini dilaksanakan dalam upaya membahas peningkatan penanganan penyebaran virus corona di Tubaba.

"Terlepas belum adanya masyarakat di Tubaba yang kembali terjangkit virus Corona, saat ini yang lebih penting kita harus lebih memperhatikan adanya pendatang yang masuk ke Kabupaten kita. Supaya tidak ada lagi kasus terkonfirmasi positif Covid 19 di Tubaba," kata Fauzi Hasan, Rabu (30/9/2020).

Adapun Peraturan Bupati Tubaba Nomor 45 Tahun 2020 berisi tentang pedoman penerapan disiplin dan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian virus Covid 19 pada tatanan normal baru di Tubaba.

Pada tatanan normal baru atau new normal di Tubaba, Pemkab setempat juga memberikan kebijakan tata cara gelaran resepsi pernikahan atau hajatan kepada Camat dan perangkat dibawahnya.

Fauzi menegaskan, pesta resepsi pernikahan atau hajatan diperbolehkan digelar jika dirasa situasi Covid 19 diwilayah itu aman.

Izin acara resepsi dan semacamnya dibolehkan setelah melalui kajian mendalam dari pihak Kecamatan.

Dengan catatan, tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Kita (kebijakan izin resepsi) serahkan ke Camat. Pada dasarnya diperbolehkan kalau situasi wilayah itu masih aman. Tinggal bagaimana pelaksanaannya, bisa lebih ketat lagi dengan persiapan protokol kesehatan yang memadai seperti menyiapkan masker untuk tamu dan tempat cuci tangan," tegas Fauzi Hasan.

"Tapi kembali lagi, lihat situasi yah, apakah aman atau tidak," tandasnya.

(Tribunlampung.co.id/Endra Zulkarnain)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved