Berita Nasional
Viral Emak-emak Tersangkut di Kawat Berduri Saat Terobos Barikade Polisi di Palu
Sebuah Video Viral di media sosial memperlihatkan aksi 2 emak-emak pengendara motor terobos berikade kawat berduri yang dipasang polisi di Palu.
Penulis: rio angga | Editor: Ridwan Hardiansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Sebuah Video Viral di media sosial memperlihatkan aksi 2 emak-emak pengendara motor terobos berikade kawat berduri yang dipasang oleh polisi.
Detik-detik penyelamatan dua wanita yang tersangkut kawat berduri polisi itu pun direkam dan dibagikan oleh akun TikTok @ifamttju.
Hingga diketahui belakangan, rekaman CCTV sesaat sebelum 2 emak-emak itu tersangkut di kawat berduri ikut dibagikan.
Dilansir TribunnewsBogor.com (grup Tribunlampung.co.id) dari akun Instagram @soalpalu, rekaman CCTV detik-detik saat dua ibu-ibu terobos berikade kawat berduri itu terlihat jelas.
Awalnya, dua wanita tersebut sedang mengendarai sepeda motor dari arah Sudirman, Palu.
Menuju ke Jalan Samratulangi, Palu, dua wanita tersebut justru mengalami nasib nahas.
Baca juga: Viral Pengantin Wanita Rebahan di Kursi Pelaminan, Pengantin Pria Pergi ke Warung Kopi
Baca juga: Fadli Zon Komentari Video Viral Puluhan Pria Dihukum Berjemur, Pertanyakan Protap
Saksikan video berita selengkapnya di bawah ini.
Entah karena apa, dua wanita tersebut justru langsung tancap gas alih-alih melihat kawat berduri di hadapan mereka.
Karena itu, dua ibu-ibu itu pun langasung tersangkut di kawat berduri yang dipasang polisi saat demo
Perkiraan waktu kejadian tersebut adalah pukul 17.30 WITA.
"Habis demo jalan ditutup, terus ughteanya terobos lampu merah, gak liat ada kawat," tulis akun @ifamttju.
Tersangkut di dalam kawat berduri, 2 emak-emak tersebut segera ditolong polisi dan warga setempat.
Dengan sigap, polisi dan warga membantu dua wanita tersebut untuk keluar dari kepungan kawat berduri.
Sementara ditolong polisi dan warga, dua ibu-ibu tersebut tampak pasrah.
Selepas keluar dari kawat berduri, dua wanita tersebut dibawa ke rumah sakit Bhayangkara.
Hal itu dilakukan guna dilakukan perawatan lebih lanjut.
Baca juga: 7 Orang Tewas dalam Bentrokan Antargeng Monyet
Baca juga: Ngeri Kata Polisi yang Ungkap Isi Percakapan Grup WhatsApp KAMI
Seusai dilakukan perawatan, 2 emak-emak yang tersangkut di kawat berduri itu pun langsung diantar polisi ke rumahnya.
"Kejadian sekitar 17:30 sore tadi2 orang ibu-ibu melaju dari arah Sudirman menuju Samratulangi tidak melihat kalau ada barikade kawat berduri terpasang."
"Langsung dibawa polisi ke RS Bhayangkara utk dapatkan perawatan, dan diantar polisi ke rumahnya setelah itu," tulis akun @soalpalu.
Emak-emak lawan arus
Sebelumnya, aksi emak-emak saat naik motor yang bikin geleng-geleng kepala juga pernah terjadi di Bogor.
Seorang ibu-ibu pengendara bermotor roda dua dengan santai melaju melawan arus di jalan satu arah di kawasan Citeureup, Kabupaten Bogor hingga membuat lalu lintas padat merayap.
Saat ditegur warga, ibu pengendara yang juga tengah membawa anak kecil ini malah balik memarahi warga yang menegurnya.
Kejadian ini direkam oleh warga di sekitar lokasi kejadian dan videonya beredar di media sosial.
Dalam video yang berdurasi 20 detik ini, ibu-ibu pengendara berkerudung coklat muda ini juga tampak tidak mengenakan helm dan masker saat berkendara.
"Salah (jalur) bu," kata warga mengingatkan ibu-ibu pengendara yang juga mengenakan kaca mata hitam tersebut.
Bukannya membalikan arah sepeda motornya untuk kembali ke jalur yang benar, namun sang emak-emak ini malah mengamuk.
"Apa ?!, elu siapanya gua ??!!!," teriak ibu-ibu tersebut sembari marah-marah dan tetap melanjutkan laju kendaraannya sambil melawan arus menembus kemacetan di jalan satu arah tersebut.
Sontak hal itu pun menjadi tontonan warga di sekitar lokasi kejadian bahkan beberapa warga terdengar malah tertawa menyaksikan tingkah ibu-ibu pengendara motor tersebut.
Saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Kapolsek Citeureup Kompol Ricky Wowor membenarkan kejadian tersebut terjadi di wilayahnya.
Kejadian itu terjadi jalan yang tak jauh dari Simpang Citeureup dan Pasar Citeureup yang memang di sana diberlakukan sistem satu arah untuk mengurai kemacetan lalu lintas.
Polsek Citeureup yang rutin melakukan operasi yustisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di berbagai titik untuk mencegah penularan Covid-19, rencananya akan menggelar operasi yustisi di lokasi tersebut sekaligus menindak para pelanggar nakal.
"Betul. Besok sekalian operasi yustisi, akan ditertibkan yang lawan arah," ungkap Kompol Ricky Wowor.
Baca juga: KUNCI Jawaban Buku Tematik Kelas 3 Tema 3 Subtema 1, Halaman 42, 43, 44, 45, 45 dan 48
Baca juga: Massa Tak Dikenal Lempar Batu ke Arah Polisi di Gambir
Artikel ini telah tayang di Tribunnewsmaker.com
Videografer Tribunlampung.co.id/Rio Angga Saputra