Breaking News:

Pantai Queen Artha Diblokir Berujung Laporan Polisi, Amrullah SH: Silakan Tanya ke Polda Lampung

Pengacara Amrullah SH yang dikonfirmasi terkait Pantai Queen Artha, Jumat (16/10) malam, tidak mau berkomentar banyak. Silakan tanya ke Polda katanya.

Tribunlampung.co.id/Tri Yulianto
ILUSTRASI - Kawasan pantai jadi objek wisata menarik. 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG –  Jual beli Pantai Quen Artha diblokir oleh BPN Pesawaran, sehubungan dengan adanya pengajuan sita jaminan atas kawasan pantai seluas 8,8 hektare tersebut.

Pengusaha yang membeli Pantai Queen Artha, Donny, melalui kuasa hukumnya membuat dua laporan polisi ke Polda Lampung terkait dugaan penyebaran fitnah atau hoaks serta dugaan pemalsuan surat terkait pengajuan sita jaminan tersebut.

Sebagai pihak yang mengajukan sita jaminan, pengacara Amrullah SH yang dikonfirmasi Tribun, Jumat (16/10) malam, tidak mau berkomentar banyak.

Amrullah mengatakan menyerahkan semua ke Polda Lampung.

Amrullah mengatakan bahwa ia sudah memenuhi panggilan Polda Lampung terkait laporan dugaan fintah dan hoaks serta kasus pemalsuan surat atas Penetapan Sita Eksekusi Pengadilan Tanjung Karang No 9/Eks/2009/PN TK tanggal 26 Mei 2009.

Baca juga: Pantai Queen Artha Diblokir, Pengusaha Bikin Dua Laporan ke Polda Lampung

“Saya sudah diperiksa, saya jelaskan semua ke Polda Lampung,” ujarnya.

 Amrullah pun menegaskan semua keterangan terkait hal tersebut, bahkan hal-hal yang berkaitan, sudah diberikan kepada penyidik Polda Lampung.

“Jadi bisa dipertanyakan hal tersebut ke (penyidik) Polda Lampung,” katanya.

 Sebelumnya diberitakan, jual beli Pantai Queen Artha di Kabupaten Pesawaran berujung laporan ke polisi.

Halaman
123
Penulis: hanif mustafa
Editor: Andi Asmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved