Breaking News:

Tribun Tulangbawang

13 Kecamatan di Tulangbawang Rawan Banjir

Data itu merujuk pemetaan daerah rawan bencana yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencara Daerah (BPBD) Kabupaten Tulangbawang.

KOMPAS.com/IRWAN NUGRAHA
Ilustrasi Banjir. 13 Kecamatan di Tulangbawang Rawan Banjir 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Endra Zulkarnain

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MENGGALA - Sebanyak 41 Kampung dan dua Kelurahan di 13 Kecamatan di Kabupaten Tulangbawang rawan terjadi bencana banjir.

Data itu merujuk pemetaan daerah rawan bencana yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencara Daerah (BPBD) Kabupaten Tulangbawang.

"Sebarannya ada di 13 Kecamatan yang rawan bencana banjir. Ada dua kelurahan dan 41 kampung," terang Kepala BPBD Tulangbawang Kenedy, Selasa (20/10/2020).

Dua kelurahan yang rawan terjadi bencana banjir, yakni Kelurahan Menggala Kota dan Kelurahan Menggala Selatan, di Kecamatan Menggala.

Menurut Kenedy, pemukiman warga di dua kelurahan itu kerap dilanda banjir ketika musim penghujan tiba.

Baca juga: 233 Korban Banjir Tanggamus Berobat ke Pos Kesehatan, Diskes Sebut Keluhan Terbanyak Sakit Maag

Baca juga: Dana Desa di Tulangbawang Barat Telah Terealisasi Menggunakan Skema PMK 205

Ini lantaran, pemukiman warga tersebut berada di bantaran sungai Tulangbawang.

Sementara di Kecamatan Menggala Timur terdapat tiga kampung yang rawan bencana banjir yakni Kampung Cakat Raya, Sungai Luar, dan Kampung Bedaro Indah.

"Kalau di Kecamatan Banjar Margo yang rawan banjir di Kampung Ringin Sari, Kecamatan Penawar Tama di Kampung Dwi Mulyo, Kecamatan Meraksa Aji di Kampung Kecubung Raya dan Margaj Jaya," papar Kenedy.

Adapun di Kecamatan Penawar Aji di Kampung Suka Makmur dan Pasar Batang, Kecamatan Gedung Aji di Kampung Gedung Aji, Kecubung Jaya, Aji Mesir, dan Bandar Aji Jaya.

Kemudian, di Kecamatan Gedungaji Baru di Kampung Mesirdwi Jaya dan Mekarasri.

Sementara Kecamatan Rawapitu di Kampung Andalascermin, Panggungmulyo, Bumisari, Dutayoso Mulyo, Rawaragil, dan Gedungjaya, Kecamatan Gedungmeneng di Kampung Bakungudik, Bakungilir, Gunungtapa Ilir, Gedungmeneng, dan Gedungmeneng Baru.

Sedangkan Kecamatan Denteteladas di Kampung Pasiranjaya, Pendowoasri, Kekatung, Mahabang, Teladas, Kualateladas, Bratasena Adiwarna, Bratasena Mandiri, dan Sungaiburung, Kecamatan Rawajitu Selatan di Kampung Hargamulyo, Hargorejo, dan Yudakarya Jitu, Kecamatan Rawajitu Timur di Kampung Bumidipasena Agung dan Bumidipasena Utama.

"Untuk Kecamatan Denteteladas di Kualateladas, Bratasena Adiwarna, Bratasena Mandiri, dan Sungaiburung serta dua kampung di Kecamatan Rawajitu Timur itu rawan bencana banjir Rob, karena air laut pasang," tandasnya. (Tribunlampung.co.id/endra zulkarnain)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved