Tribun Lampung Tengah
Kapolres Lampung Tengah Ajak Santri Tanamkan Nasionalisme
apolres Lampung Tengah AKBP Popon Ardianto Sunggoro bersama tokoh agama dan Bawaslu Lamteng memperingati Hari Santri
Penulis: syamsiralam | Editor: soni
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, GUNUNG SUGIH - Kapolres Lampung Tengah AKBP Popon Ardianto Sunggoro bersama tokoh agama dan Bawaslu Lamteng memperingati Hari Santri Nasional, Kamis (22/10)
Pada kesempatan itu, Kapolres mengajak para santri untuk terus menanamkan rasa nasionalisme dan kecintaan terhadap bangsa dan negara Indonesia.
"Momen Hari Santri Nasional saat ini, kita untuk bersama-sama meningkatan kesatuan dan persatuan bangsa. Santri adalah bagian tak terpisahkan terkait masa depan bangsa ini," kata AKBP Popon Ardianto Sunggoro.
Tak sampai di situ, Kapolres juga menyampaikan pentingnya semua pihak untuk menjalankan protokol kesehatan sebagai upaya pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19.
Baca juga: Lengkap Kumpulan Pantun, Puisi dan Ucapan Hari Santri Nasional 22 Oktober 2020
Pengasuh Ponpes Al Hikmah Kecamatan Anak Tuha, Gus Dimyathi sekaligus sebagai ketua PW IK- DMI Provinsi Lampung, mengajak santri Lampung Tengah untuk mengenang atau kilas balik di 75 tahun yang lalu tentang perjuangan bangsa Indonesia
"Bahwa Panglima Besar Jenderal Sudirman mengirimkan utusannya untuk menemui kyai di Jombang (Jawa Timur). Beliau saat itu ingin menanyakan fatwa apa hukumnya santri ikut bela negara," ujar Gus Dimyathi.
Gus Dimyathi menceritakan, para kyai bersepakat bahwa santri ikut bela negara merupakan Jihad Fi Sabilillah dan hukumnya Fardhu Ain (wajib) untuk menjaga jiwa, harta, dan juga kehormatan bangsa Indonesia
Peringatan Hari Santri Nasional juga diisi oleh tausiah Ustaz Abdul Halim selaku Ketua IK-DMI kabupaten Lampung Tengah bahwa terkait kepatuhan dan ketaatan kepada seorang pemimpin dalam sebuah perjuangan bangsa.(sam)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kapolres-lamteng-akbp-popon-ardianto-sunggoro-bersama-tokoh-agama.jpg)