Breaking News:

Mesuji Tribun Lampung

Anggota TNI di Mesuji Bantu Petani Panen Gaduh Swasembada Pangan Nasional 

pendampingan pertanian yang dilakukan Babinsa ini sebagai tindaklanjut perintah pimpinan untuk mendukung percepatan swasembada pangan nasional.

Dok Babinsa Rawajitu
Babinsa dari Koramil 0426-03/ Rawajitu, Sertu Rafinel, mendampingi petani melaksanakan panen gadu di Desa Way Puji, Kecamatan Rawajitu Utara, Kabupaten Mesuji.   

RAWAJITU, TRIBUNLAMPUNG.CO.ID- Petani padi di Kecamatan Rawajitu Utara Kabupaten Mesuji mulai melaksanakan panen gaduh.

Mereka dibantu Babinsa dari Koramil 0426-03/ Rawajitu, Sertu Rafinel, melaksanakan panen gadu di Desa Way Puji, Kecamatan Rawajitu Utara.

Sertu Rafinel mengatakan, pada musim gadu tahun ini, hasil padi petani lebih baik dari panen gadu musim yang lalu.

Diharapkan para petani, bisa melakukan tata cara bercocok tanam padi baik.

Dari mulai penyiapan lahan, pemilihan bibit, pembibitan, masa tanam, pemupukan, perawatan sampai dengan panen.

"Tata cara ini semua demi keberhasilan para petani," ungkap Sertu Rafinel.

Sementara, Komandan Koramil 426-03 Rawajitu, Mayor Inf Haris Nusantara menjelaskan, pendampingan pertanian yang dilakukan Babinsa ini sebagai tindaklanjut perintah pimpinan untuk mendukung percepatan swasembada pangan nasional.

Mayor Haris berharap, dengan turunnya Babinsa ke lokasi mendampingi petani secara langsung dapat memberikan motivasi dan menambah semangat para petani.

Babinsa dari Koramil 0426-03/ Rawajitu melaksanakan panen gadu di Desa Way Puji, Kecamatan Rawajitu Utara.
Babinsa dari Koramil 0426-03/ Rawajitu melaksanakan panen gadu di Desa Way Puji, Kecamatan Rawajitu Utara. (Dok Babinsa Rawajitu)

Baca juga: Kondisi Mayor TNI Korban Jambret di Dekat Istana Presiden Jokowi

Baca juga: Babinsa Kawal Penyaluran BLT Dana Desa untuk Warga di Kampung Dewa Agung, Way Kanan

Baca juga: Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dampingi Penyaluran BST di Kantor Pos Banjit Way Kanan

Sardi (52), salah seorang petani yang sedang panen, mengamu sumringah karena hasil panen gadunya tahun sangat memuaskan.

"Rata- rata setiap hektar dapat 5 ton gabah basah," ungkap Sardi.

Namun demikian, dia berharap harga gabah tidak turun. Sehingga bisa berguna untuk meningkatkan taraf hidup keluarganya. (endra)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Romi Rinando
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved