Breaking News:

Tribun Lampung Tengah

Polres Lampung Tengah Sosialisasi Protokol Kesehatan di Pabrik Pengolahan Singkong

Mengimbau kepada seluruh karyawan di pabrik pengolahan singkong tapioka untuk menjalankan protokol kesehatan.

Tribunlampung.co.id/Syamsir
Polres Lampung Tengah Sosialisasi Protokol Kesehatan di Pabrik Pengolahan Singkong Tapioka 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Syamsir Alam

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,GUNUNGSUGIH - Satuan Binmas Polres Lampung Tengah lakukan sosialisasi protokol kesehatan di Pabrik pengolahan singkong tapioka di Kampung Buyut Ilir, Kecamatan Gunung Sugih, Selasa (27/10/2020).

Pada kesempatan itu, Kasat Binmas AKP Kurmen Rubiyanto mewakili Kapolres AKBP Popon Ardianto Sunggoro menerangkan, pihaknya mengimbau seluruh karyawan di pabrik pengolahan singkong tapioka untuk menjalankan protokol kesehatan.

"Kehadiran kami ke sini memberikan imbauan, agar seluruh karyawan mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker apabila keluar rumah atau bepergian," kata AKP Kurmen Rubiyanto.

Pihak kepolisian juga memberikan bantuan berupa alat pelindung diri (APD) seperti masker dan Handsanitizer kepada pekerja dan sopir pengangkut truk singkong di pabrik tersebut.

"Di musim pendemi sekarang ini agar kita semua yang ada disini untuk menerapkan protokol kesehatan 3 M + 1T seperti cuci tangan dengan sabun atau menggunakan handsanitizer, menggunakan masker, menjaga jarak aman 1 sampai 2 meter physical distancing serta tidak berkerumun dalam menghadapi tatanan baru New Normal Covid-19," jelasnya.

Baca juga: Hadapi Libur Panjang, Kapolres Pesawaran Imbau Pengunjung Wisata Perhatikan Protokol Kesehatan

Baca juga: Kapolres Lampung Tengah Imbau Pengendara Tetap Kedepankan Prokes saat Operasi Zebra Krakatau 2020

Pada kesempatan yang sama, pihak kepolisian juga memberikan pemaham kepada para pekerja terkait Undang Undang Omnibuslaw cipta kerja.

"Kepada karyawan, buruh serta sopir untuk memahami undang-undang cipta kerja, tidak asal ikut-ikutan unjuk rasa. Memang hak menyampaikan pendapat tidak dilarang namun harus tahu yang akan diperjuangkan atau yang disampaikan," pungkasnya. (Tribunlampung.co.id/Syamsir Alam)

Penulis: syamsiralam
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved