Kasus Corona di Lampung
16 Kasus Baru Covid-19 di Tanggamus Hasil Tracing dari Pedagang
Penambahan kasus Covid-19 di Tanggamus meningkat drastis, yakni 17 kasus. Kini total ada 81 kasus virus corona di Tanggamus.
Penulis: Tri Yulianto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Tri Yulianto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Penambahan kasus Covid-19 di Tanggamus meningkat drastis, yakni 17 kasus.
Kini total ada 81 kasus virus corona di Tanggamus.
Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Tanggamus dr Eka Priyanto, didampingi Sekretaris Diskominfo Derius dan Kabid Rehabilitasi BPBD Edi Nugroho, 16 kasus baru adalah hasil tracing kasus 57.
"Penambahan 17 kasus Covid-19 di Tanggamus terdiri 16 kasus hasil tracing dari kasus pasien 57 di Kota Agung yang sekarang sedang dirawat di RSUD Batin Mangunang, dan satu kasus baru," jelas Eka, Kamis (5/11/2020).
Untuk hasil tracing dari pasien 57 diidentifikasi sebagai pasien nomor 65 sampai 80.
Mereka adalah orang yang kontak erat, yakni keluarga dan rekan sesama pedagang di Taman Soekarno-Hatta, Kota Agung, Tanggamus.
Baca juga: Cucu hingga Tetangga Pasien Covid-19 di Kota Agung Tanggamus Ikut Terjangkit
Baca juga: Pasien Positif Covid-19 di Lampung Tambah 39, Terbanyak Tanggamus Sumbang 17 Kasus
"Semula dari 24 orang yang dilakukan tracing hasilnya 16 orang positif Covid-19. Mereka terdiri keluarga dan rekan sesama pedagang," terang Eka.
Ia menambahkan, mereka umumnya dari Kecamatan Kota Agung, seperti Kelurahan Pasar Madang, Kuripan, Pekon Terbaya, Negeri Ratu, dan Pardasuka.
"Terhadap ke-16 pasien baru itu telah dilakukan isolasi di RSUD Batin Mangunang Kota Agung," ujar Eka.
Selanjutnya untuk pasien nomor 81 saat ini diisolasi di RS Bhayangkara, Bandar Lampung.
Sebab yang bersangkutan tinggal di Bandar Lampung.
"Meski dirawat di RS Bhayangkara, pasien tercatat sebagai pasien Tanggamus. Selama ini bekerja di Polres Tanggamus," terang Eka.
Ia menambahkan, langkah tindak lanjut berikutnya adalah melakukan tracing lanjutan terhadap orang yang kontak erat dengan 17 pasien.
Lakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan pasien.