Badak Lampung FC

Blaster Saburai Harap Manajemen Badak Lampung Perpanjang Kontrak Pemain

Satu di antara pendukung Badak Lampung FC, Blaster Saburai, berharap, manajemen Badak Lampung bisa memperpanjang kontrak pemain.

Penulis: Muhammad Hardiansyah Kusuma | Editor: Noval Andriansyah
Dokumentasi Blaster Saburai
Ilustrasi - Blaster Saburai Harap Manajemen Badak Lampung Perpanjang Kontrak Pemain. (Dokumentasi Blaster Saburai) 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id M Hardiansyah Kusuma

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Satu di antara pendukung Badak Lampung FC, Blaster Saburai, berharap, manajemen Badak Lampung bisa memperpanjang kontrak pemain.

Diketahui, kontrak para pemain Badak Lampung akan habis pada Desember 2020.

Sementara kompetisi Liga 2 2020 akan dilanjutkan pada Februari 2021.

"Kalau bisa ya harapannya diperpanjang semua kontrak pemain," kata Wakil Ketua Blaster Saburai Jonathan, Kamis (5/11/2020).

Lebih lanjut, Jonathan mengatakan, jika nantinya manajemen mencari pemain baru, akan lebih sulit untuk mengarungi liga.

Baca juga: Penggawa Badak Lampung Manda Cingi Habiskan Waktu Libur Menonton Film

Baca juga: Liga 2 2020 Kembali Ditunda hingga Februari 2020, Badak Lampung Tunggu Kepastian

"Karena kalau mau cari pemain baru lagi pastinya nyari kesolidan untuk adaptasi lagi itu tidak mudah, kalau bisa dipertahankan semua pemainnya," kata Jonathan.

"Kalau untuk saat ini, saran dari kami nggak usah nyari pemain dulu, fokus dengan pemain yang sudah ada saja untuk mengarungi liga nanti," pungkas Jonathan.

Sebelumnya diberitakan, manajemen Badak Lampung FC secepatnya merumuskan terkait kontrak pemain.

Hal tersebut lantaran kontrak pemain Badak Lampung akan segera berakhir yakni pada Desember 2020.

Sementara lanjutan kompetisi Liga 2 2020 baru digulirkan pada Februari 2021.

Manajer Badak Lampung FC Dany Aulia mengatakan, pihak manajemen menunggu surat keputusan (SK) PSSI untuk merumuskan kontrak pemain.

"Memang kami sudah ada kesepakatan dengan pemain (soal kontrak), kita lihat saja nanti hasil surat keputusan (PSSI) seperti apa, dan bisa dibicarakan lagi," kata Dany Aulia, Rabu (4/11/2020).

Merujuk surat pemberitahuan PT LIB yang dikirimkan ke manajemen klub Liga 2 2020, Selasa (3/11/2020), hak dan kewajiban pemain serta klub akan diatur dalam surat keputusan dari PSSI yang terbaru. 

Di sisi lain, Dany menjelaskan, lantaran kompetisi berubah format menjadi home tournament, maka poin yang didapat pada pertandingan perdana dianggap hangus.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved