Kasus Corona di Lampung

Lampung Bertambah 43 Kasus Covid-19, 31 dari Bandar Lampung

Jubir Satgas Covid-19 Provinsi Lampung dr Reihana menyebutkan, 31 dari 43 kasus baru tersebut disumbangkan Bandar Lampung.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Bayu
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung dr Reihana. 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Bayu Saputra

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Penyebaran Covid-19 di Lampung belum mereda.

Bahkan, ada penambahan 43 kasus Covid-19 di Lampung, Jumat (6/11/2020).

Dengan demikian, total ada 2.066 kasus terkonfirmasi positif virus corona di Lampung.

Jubir Satgas Covid-19 Provinsi Lampung dr Reihana menyebutkan, 31 dari 43 kasus baru tersebut disumbangkan Bandar Lampung.

Sementara 10 kasus dari Lampung Tengah, serta masing-masing satu kasus dari Metro dan Lampung Utara.

Dari 43 kasus itu, sebanyak kasus baru ada 19 dan 24 kasus hasil tracing.

Baca juga: Covid-19 di Bandar Lampung Tembus 1.000 Kasus

Baca juga: Kerja di RS Bandar Lampung, Tenaga Kesehatan asal Jatiagung Positif Covid-19

Sebanyak sembilan orang dirawat dan 34 orang menjalani isolasi mandiri.

Ada pula 10 pasien dinyatakan sembuh, yakni lima dari Metro, serta masing-masing satu pasien dari Pesawaran, Pringsewu, Lampung Tengah, Lampung Barat, dan Tulangbawang.

Reihana juga menyampaikan kabar duka.

Ada tiga pasien asal Bandar Lampung yang meninggal dunia.

Mereka yakni pasien 1.818, 2.036, dan 2.046.

Pasien 1.818 adalah seorang laki-laki berumur 52 tahun.

Pasien pada 30 Oktober dibawa ke RS swasta dengan keluhan sesak dan lemas.

Pada 1 November dirujuk ke RS pemerintah untuk menjalani rapid test dengan hasil reaktif.

Lalu dilakukan pengambilan swab dan dinyatakan positif Covid-19 pada 3 November.

Pasien meninggal dunia pada Kamis (5/11/2020) pukul 14.00 WIB.

Kemudian pasien 2.036 adalah seorang laki-laki berusia 75 tahun.

Pada 26 Oktober pasien mengeluh demam dan sakit kepala.

Kemudian 31 Oktober pasien berobat ke puskesmas dengan menjalani perawatan selama 1 hari.

Lalu pada 3 November pasien dirujuk ke rumah sakit swasta di Bandar Lampung.

Pada 4 November dilakukan pemeriksaan rapid test dengan hasil reaktif.

"Pasien terkonfirmasi Covid-19 dari hasil swab pada 5 November. Pukul 05.25 WIB pasien mengalami perburukan kondisi dan pukul 08.44 WIB dinyatakan meninggal dunia," kata Reihana.

Pasien ketiga yang meninggal dunia adalah pasien 2.046, laki-laki berusia 72 tahun.

Pada 31 Oktober pasien berobat ke klinik swasta dengan keluhan batuk, demam, dan memiliki penyakit hipertensi.

Pada 4 November pasien dirujuk ke rumah sakit swasta di Bandar Lampung dan menjalani rapid test dengan hasil reaktif.

Kemudian pasien dirujuk ke rumah sakit pemerintah Provinsi Lampung dan dilakukan pengambilan swab.

"Pasien terkonfirmasi Covid-19 dari hasil swab yang keluar pada 4 November. Kemudian tanggal 3 November pukul 23.55 WIB pasien mengalami perburukan dan penurunan kesadaran. Pada 4 November 01.42 WIB dinyatakan meninggal dunia," kata Reihana. (Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved