Bisnis Hotel Bangkit di Tengah Pandemi Covid, Keterisian Kamar di Novotel Lampung Sudah 70 Persen

Pengunjung hotel bertambah. Bagaimana cara hotel bangkit dan bertahan di tengah pandemi Covid yang masih berlangsung?

Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi
General Manager Novotel Lampung Rulvastina Randy. Bisnis Hotel Bangkit di Tengah Pandemi Covid, Keterisian Kamar di Novotel Lampung Sudah 70 Persen 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Pandemi Covid-19 telah memukul banyak sektor perekonomian, termasuk bisnis perhotelan.

Sejak Maret lalu, banyak hotel di Lampung sepi pengunjung bahkan beberapa di antaranya memutuskan tutup sementara.

Namun sejak memasuki new normal, bisnis perhotelan mulai menggeliat.

Pengunjung hotel bertambah. Bagaimana cara hotel bangkit dan bertahan di tengah pandemi Covid yang masih berlangsung?

Berikut petikan wawancara eksklusif Tribun dengan General Manager Novotel Lampung Rulvastina Randy.

Seperti apa dampak pandemi Covid-19 terhadap Novotel Lampung?

Seperti kita tahu pandemi Covid-19 membuat dunia usaha mengalami kesulitan. Sulitnya dunia usaha membuat hotel juga mengalami kesulitan, karena dunia usaha sangat berkaitan erat dengan hotel.

Kesulitan yang dialami hotel, membuat beberapa hotel terpaksa mengambil keputusan berat merumahkan karyawan, dan menutup hotel untuk sementara. Ini dilakukan demi menjaga kelangsungan hotel dan karyawannya.

Namun Novotel Lampung masih bertahan. Novotel Lampung tidak tutup sementara, dan sampai saat ini Novotel Lampung masih beroperasi. Selain itu sebagian besar karyawan juga masih bekerja.

Bagaimana cara Novotel Lampung tetap bisa bertahan di tengah pandemi?

Novotel Lampung tahu apa yang dicari masyarakat di tengah pandemi Covid, yakni rasa nyaman dan aman dari penularan Covid-19. Kami berusaha meyakinkan tamu kalau Novotel Lampung sudah menerapkan protokol kesehatan dengan maksimal.

Salah satunya Novotel Lampung menerima Sertifikasi CHSE tanggal 6 November 2020 dengan nilai 100 yang artinya nilai sempurna. Dengan adanya Sertifikasi CHSE, Novotel Lampung aman dan sesuai standar. Sehingga tidak perlu ragu menginap di Novotel Lampung.

Sertifikasi CHSE dikeluarkan PT Sucofindo dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Sertifikasi CHSE adalah sertifikasi untuk kebersihan, kesehatan, dan keselamatan yang diberikan kepada usaha pariwisata, usaha/fasilitas lain terkait, lingkungan, dan destinasi pariwisata.

Bagaimana protokol kesehatan yang dilakukan oleh Novotel Lampung?

Protokol kesehatan yang Novotel Lampung lakukan yakni, mewajibkan karyawan menggunakan masker. Tamu yang datang ke Novotel Lampung juga diimbau untuk menggunakan masker. Kemudian ada pengecekan suhu tubuh, serta penyediaan hand sanitizer dan tempat mencuci tangan. Novotel Lampung juga rutin membersihkan dan menyemprotkan disinfektan di area hotel, termasuk di kamar.

Selain itu Novotel Lampung juga menerapkan jaga jarak minimal 1-1,5 meter di semua area hotel, seperti di restoran, ruang meeting, ballroom, dan center stage. Agar jaga jarak bisa dilakukan, Novotel Lampung mengurangi kapasitas hingga 50 persen untuk ballroom, ruang meeting, restoran, dan center stage.

Dengan penerapan protokol kesehatan tersebut, apakah banyak tamu yang datang ke Novotel Lampung?

Di awal pandemi kami tidak memungkiri, kondisi Novotel Lampung sepi. Tapi seiring dengan berjalannya waktu, mulai banyak tamu yang datang ke Novotel ke Lampung. Terutama sejak dua bulan terakhir, saat sudah memasuki new normal, tamu semakin banyak datang ke Novotel Lampung.

Berapa keterisian kamar hotel di Novotel Lampung?

Sejak dua bulan terakhir, keterisian kamar di Novotel Lampung rata-rata 70 persen setiap hari. Ini sudah lumayan, walaupun masih jauh dari harapan kami.

Sebab jika dibandingkan dengan sebelum pandemi Covid-19, keterisian kamar di Novotel Lampung rata-rata setiap hari 85-90 persen, dan di momen tertentu keterisian kamar mencapai 100 persen.

Apakah banyak yang mengadakan event atau kegiatan di Novotel Lampung?

Sudah mulai banyak yang melakukan event atau kegiatan di Novotel Lampung. Namun memang tidak sebesar sebelum pandemi. Contohnya pernikahan. Sebelum pandemi, pernikahan dilakukan besar dan meriah dengan mengundang 1.000 orang. Tapi sejak pandemi, pernikahan dilakukan tidak besar dan meriah, namun tetap sakral.

Melihat keterisian kamar hotel yang rata-rata sudah mencapai 70 persen dan sudah ada yang melakukan event di Novotel Lampung, apakah bisa dikatakan Novotel Lampung sudah mulai bangkit?

Dikatakan bangkit, memang sudah bangkit. Tapi bukan bangkit karena terpuruk. Sebab kondisi hotel yang sepi bukan karena hotel terpuruk, tapi karena keadaan yang tidak bisa dihindari, yakni pandemi Covid-19. Pandemi Covid-19 pasti akan berakhir, meskipun kita tidak tahu kapan berakhirnya. Kita sama-sama berdoa supaya cepat berakhir.

Menurut Ibu apa yang harus dilakukan hotel agar bisa segera bangkit? Apakah dengan mengadakan program atau promo menarik?

Saya rasa memang program dan promo menarik perlu dilakukan hotel. Tapi program dan promo tersebut perlu didukung dengan kemudahan akses menuju ke Lampung. Sebagus apapun program atau promo, kalau akses menuju Lampung sulit, program atau promo tersebut akan percuma.

Di Novotel Lampung ada program atau promo yang sedang dijalankan?

Pasti ada. Kami memiliki promo untuk kamar. Kami juga menyiapkan program untuk event atau kegiatan di Novotel Lampung. Seperti paket spesial untuk pernikahan. Lalu saat Natal dan Tahun Baru kami juga akan menyiapkan program menarik. Kami ingin tamu tetap bisa merayakan natal dan tahun baru di Novotel Lampung namun dengan protokol kesehatan.

Apa yang bisa dilakukan pemerintah untuk membantu hotel agar bisa terus bangkit?

Saya melihat pemerintah sudah berupaya maksimal untuk membantu hotel dan pariwisata di Lampung. Salah satunya dengan mempermudah akses menuju Lampung. Seperti membuka kembali jalur penerbangan. Kemudian sudah ada tol dan kapal cepat. Kemudian ada Sertifikasi CHSE yang dikeluarkan PT Sucofindo dan Kemenparekraf, juga merupakan bantuan pemerintah untuk meyakinkan masyarakat kalau hotel yang menerima Sertifikasi CHSE adalah hotel yang aman. (Tribunlampung.co.id/jelita dini kinanti)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved