Breaking News:

Advertorial

Majukan Wilayah Perbatasan, XL Axiata-Bakamla Dukung Pengembangan Desa Maritim di Pulau Bangka

XL Axiata kembali memberikan dukung untuk Pengembangan Desa Maritim di Desa Kurau, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah.

Dokumentasi
Majukan Wilayah Perbatasan, XL Axiata-Bakamla Dukung Pengembangan Desa Maritim di Pulau Bangka 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANGKA TENGAH - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) dan Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla) melanjutkan kerjasama dalam mendukung Pengembangan Desa Maritim di sejumlah lokasi yang terletak di perbatasan negara.

Bulan ini, XL Axiata kembali memberikan dukung untuk Pengembangan Desa Maritim di Desa Kurau, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung yang berada berbatasan dengan Laut China Selatan.

Dukungan tersebut berupa penerapan sejumlah program solusi digital yang bisa dimanfaatkan oleh warga desa setempat guna meningkatkan produktivitas dan memperbaiki kualitas hidup.

Hadir dalam acara Pengembangan Desa Maritim ini, Territory Sales Manager XL Axiata Pangkal Pinang-Bangka Selatan, Rosmala, Kasubdit Kerja Sama Dalam Negeri, Bakamla, Eli Susiyanti, SH, MH. Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kabupaten Bangka Tengah, Ahmad Syarifullah Nizam SE MAP dan Kepala Bidang TPI dan Bina Usaha Hasil Perikanan, Teguh Ferdinand M.Tr.PI dan warga, Kamis (12/11/2020).

Group Head XL Axiata West Region, Desy Sari Dewi, mengatakan,”XL Axiata antusias ikut mendukung program Desa Maritim yang saat ini sedang dijalankan bekerjasama Bakamla. Dalam program ini, XL Axiata akan mengimplementasikan semua program sosial berbasis digital yang dimiliki di Program Pengembangan Desa Maritim,"

"Program-program tersebut telah diimplementasikan di berbagai daerah guna mendukung program pemerintah, terutama terkait dengan penguatan kapasitas masyarakat di desa-desa tertinggal, maupun guna meningkatkan produktivitas di era digital. Selain itu juga terdapat Gerakan Donasi Kuota bagi sejumlah sekolah di wilayah Kabupaten Bangka Tengah..”

Desy menambahkan, program-program tersebut adalah Sisternet yang mengajarkan pemanfaatan sarana digital bagi kaum perempuan, termasuk untuk tujuan meningkatkan produktivitas bisnis kecil dan menengah.

Selain itu juga akan dikenalkan penggunaan aplikasi Laut Nusantara, untuk membantu masyarakat nelayan setempat dalam meningkatkan produktivitasnya.

Lokasi Desa Maritim berada di sekitar laut dengan penduduk bermata pencaharian sebagai nelayan.

Dengan menggunakan informasi yang ada di dalam aplikasi tersebut, masyarakat nelayan setempat bisa secara presisi menemukan lokasi keberadaan ikan, menghitung kebutuhan bahan bakar, memberikan peringatan terkait kelayakan untuk menangkap ikan pada kondisi cuaca tertentu.

Jika jumlah tangkapan meningkat, maka pendapatan mereka juga akan bertambah.

Halaman
12
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved