Kabar Artis

Babak Baru Perseteruan Nikita Mirzani dan Pendukung Rizieq Shihab, Saling Lapor Polisi

Perseteruan Nikita Mirzani dengan Ustaz Maaher At-Thuwailibi dan Habib Rizieq Shihab menemui babak baru.

Twitter @ustadzmaaher_, Instagram @nikitamirzanimawardi_17
Kolase foto Maaher At-Thuwailibi dan Nikita Mirzani, Kamis (13/11/2020). Babak Baru Perseteruan Nikita Mirzani dan Pendukung Rizieq Shihab, Saling Lapor Polisi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Perseteruan Nikita Mirzani dengan Ustaz Maaher At-Thuwailibi dan Habib Rizieq Shihab menemui babak baru.

Setelah ancaman mengepung rumah Nikita Mirzani dan munculnya tuntutan boikat di stasiun TV, kini muncul kabar baru soal laporan ke polisi.

Nikita Mirzani berencana melaporkan Ustaz Maaher At-Thuwailibi ke polisi.

Melalui instagram Storiesnya, Nikita  mengatakan akan buat laporan ke Polda Metro Jaya.

"Btw (by the way), gue akan bikin laporan buat elo di Polda.

Kalau orang nggak bisa penjarain elo, sama gue nggak bakal lolos," tulis Nikita Mirzani, Minggu (15/11/2020).

Pelaporan dipicu cara bicara Ustaz Maaher yang dinilainya tak pantas.

Baca juga: Buntut Pernyataannya Mengenai Habib Rizieq, Nikita Mirzani akan Dilaporkan ke Polisi

Baca juga: Disebut dengan Kata Kasar oleh Habib Rizieq, Nikita Mirzani Bereaksi

"Kepadamu hei b*** betina, l**** oplosan penjual s*l*ngk*ng*n, saya himbau dalam kurung waktu 1 kali 24 jam, kau tidak melakukan permintaan maaf kepada publik secara terbuka.

Saya dan 800 orang pembela orang akan mengepung rumahmu," ancam  Maaher At-Thuwailibi dalam video yang tersebar di media sosial.

Sementara advokat dan Pengamat Kebijakan Publik Togar Situmorang menilai apa yang diucapkan atau dilontarkan oleh seorang diduga Maaher At-Thuwailibi itu memenuhi unsur pidana.

Sebagai contoh kecil kasus yang pernah ditangani oleh Law Firm Togar Situmorang yakni klien ditetapkan menjadi tersangka karena men-tag seseorang.

"Bayangkan hanya men-tag nama seseorang dengan kata Monyet saja bisa ditetapkan menjadi tersangka, apalagi dengan hal ini?" katanya seperti dilansir TribunJakarta, Sabtu.

Dalam hal ini, Togar Situmorang enggan mengomentari terkait status sosial Maaher sebagai ustaz atau tidak.

Namun, ia menegaskan bahwa apa yang dikatakan orang tersebut itu kepada Nikita Mirzani tidak layak disebutkan.

"Kita hidup dalam negara hukum dan memiliki hak yang sama di hadapan hukum (equality before the law)," jelasnya.

"Saya ingin mengomentari substansi pernyataannya bahwa itu jelas menurut saya adalah sebuah perbuatan yang tidak patut dilakukan oleh siapapun, dan ini adalah bentuk sebuah perbuatan yang melanggar hukum. Nikita bisa melaporkannya ke polisi,” pungkasnya.

Togar menambahkan, jangan memberikan pernyataan atau mengintimidasi seseorang dengan mengatasnamakan agama.

"Jangan karena besar hingga merasa hebat dan mayoritas maka bisa mengancam akan meludruk dengan 800 Laskar Pembela Ulama, hanya gara-gara satu perempuan mau dikeroyok 800 laki-laki, itu sangat memalukan sekali," sambungnya.

Kata kasar yang dilontarkan Rizieq Shihab 

Perseteruan Nikita Mirzani dengan kubu Habib Rizieq Shihab belum juga reda.

Dalam ceramahnya di acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Habib Rizieq menyinggung sosok Nikita Mirzani dengan sebutan l***e.

Beberapa pendukung Habib Rizieq juga meminta Nikita Mirzani meminta maaf.

Nikita Mirzani bereaksi atas sebutan kasar itu.

Untuk diketahui, awal perseteruan ini berawal ketika Nikita membuat video di Instagram Stories dan mengeluhkan ramainya orang yang menjemput kepulangan Habib Rizieq.

Ibu beranak tiga itu mengatakan nama Habib adalah tukang obat.

"Gara-gara Habib Rizieq pulang sekarang ke Jakarta, penjemputannya gila-gilaan. Nama habib itu adalah tukang obat. Screenshot! Nah nanti banyak nih antek-anteknya mulai nih, nggak takut juga gue," ungkap Nikita Mirzani.

Baca juga: Tak Miliki Izin, Aksi Kasih Nikita Mirzani di Kawasan Bundaran HI Dibubarkan Polisi

Baca juga: Artis Luna Maya Berduka Cita, Sophia Latjuba Ucapkan Belasungkawa

Sontak perkataan ini membuat pro dan kontra masyarakat.

Banyak pendukung Habib Rizieq Shihab menutut Nikita Mirzani meminta maaf.

Bahkan, rumah Nikita Mirzani diancam digeruduk massa.

Dilansir TribunJakarta dari laman Instagram Nikita, sahabat Fitri Salhuteru ini menjelaskan duduk perkara dari peristiwa tersebut.

Nikita Mirzani menjelaskan, ia tak merasa melanggar suatu hal apapun mengingat Indonesia merupakan negara demokrasi berdasarkan UUD Pasal 5 ayat 1, pasal 20 ayat 1 dan pasal 28 yang menyatakan, kemenderkaan menyampaikan pendapat di muka umum adalah hak asasi manusia yang dijamin UUD 1945 dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia.

"Maka dengan jaminan tersebut, saya Nikita Mirzani tidak merasa bahwa telah melanggar sesuatu," tulis @nikitamirzanimawardi_17.

Lebih lanjut, Nikita menuturkan perkataannya habib sebagai tukang obat itu dimaksudkan sebagai tukang obat bukanlah sebuah pekerjaan yang hina.

Tak hanya itu, ia menyoroti nama Habib yang dimiliki individu tertentu.

"Nama Habib tidak semata-mata dimiliki satu individu saja, sedangkan perkataan anda sekalian lontarkan kepada saya seperti l***e, dll jelas merupakan hinaan teruntuk wanita."

"Apakah menurut Anda sebagai orang yang religius, apakah etis menyebut manusia seperti itu? Apakah menurut Anda masuk akal jika seseorang yang mengaku sebagai keturunan dari Rasulullah SAW kita yang tercinta memiliki sikap dan perilaku yang seperti ini?," terang Nikita Mirzani.

Baca juga: Nikita Mirzani Disebut Kalah Liar dari Jennifer Ipel

Baca juga: Warga Sampai Panjat Tembok untuk Mengintip Acara Pernikahan Sule dan Nathalie Holscher

Kemudian, Nikita Mirzani menjelaskan sosok yang disebut-sebut l***e itu telah bekerja keras.

"Saya telah bekerja keras dan tanpa penundaan saya selalu membayar pajak, dan membantu perekonomian negara kita tercinta. Berbeda dengan pengikut Anda yang hanya tahu cara menghancurkan properti negara kita," papar Nikita Mirzani.

Dengan kondisi demikian, Nikita mengaku sedih dan lucu melihatnya.

"Kalau kalian memang religius dan percaya Tuhan, ya sembah Tuhan kalian masing-masing, bukan manusia yang kalian sembah. Sampai cium tangan pake nangis. Jangan sampai kalian masuk dalam jajaran manusia2 yang menduakan Tuhan. INDONESIA MERDEKA," ujar Nikita Mirzani.

Kembali menegaskan, Nikita menuturkan jika Indonesia merupakan negara berdasarkan Pancasila, sehingga harus saling menghormati.

"Bukan negara yang kalian bikin sendiri segala aturannya sesuka hati kalian dengan membawa pasukan. Jangan jadikan agama sebagai tameng untuk menghancurkan sesama umat. Saya islam tapi saya bukan islam yang BAR BAR," ucap Nikita Mirzani.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Advokat Togar Situmorang Sebut Nikita Mirzani Bisa Buat Laporan Pencemaran Nama Baik

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved