Breaking News:

Advertorial

Program Kota Tanpa Kumuh di Masa Pandemi Covid-19 Menyasar Lampung Tengah

Lampung Tengah terima anggaran sebesar Rp 2 miliar untuk kegiatan infrasruktur skala lingkungan dari program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).

ADV
Program Kota Tanpa Kumuh di Masa Pandemi Covid-19 Menyasar Lampung Tengah. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Kabupaten Lampung Tengah terima anggaran sebesar Rp 2 miliar untuk kegiatan infrasruktur skala lingkungan dalam rangka pengurangan kawasan kumuh di daerah perkotaan.

Anggaran tersebut hadir dalam program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM) Infrastruktur Skala Lingkungan Tahun Anggaran 2020.

Program Kotaku tahun 2020 di Lampung Tengah ini menyasar dua kelurahan.

Masing-masing Kelurahan Bandar Jaya Barat dan Bandar Jaya Timur yang berada di Kecamatan Terbanggi Besar.

Di mana dua lokasi tersebut merupakan lokasi kumuh sesuai dengan kriteria kawasan kumuh yang telah ditetapkan dalam Surat Keputusan (SK) Bupati tahun 2016.

Koordinator Kotaku Lampung Tengah Heri Supriadi mengungkapkan, melalui kegiatan padat karya tunai dalam Program Kotaku, dua kelurahan itu masing-masing mendapatkan dana sebesar 1 miliar untuk penataan lingkungan.

“Di Kelurahan Bandar Jaya Barat, anggaran Rp 1 miliar dimanfaatkan untuk membangun Drainase Lingkungan sepanjang 2.856 meter. Kemudian, Jalan Rabat Beton sepanjang 180 meter yang tersebar di beberapa RT,” jelas Heri.

“Sedangkan di Kelurahan Bandar Jaya Timur, anggaran Rp 1 miliar dimanfaatkan untuk membangun Drainase Lingkungan sepanjang 1.830 meter dan Jalan Rabat Beton sepanjang 705 meter,” sambungnya.

Pemilihan penataan infrastruktur tersebut tentu saja sesuai dengan kriteria dan kebutuhan penataan wilayah setempat. Adapun progress pembangunannya saat ini rata-rata telah mencapai 70 persen.

Heri menerangkan kegiatan padat karya tunai melalui program Kotaku di Lampung Tengah ini dilaksanakan secara swakelola masyarakat melalui Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang keanggotaannya dipilih oleh masyarakat setempat.

Halaman
12
Editor: Noval Andriansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved