Breaking News:

ADVERTORIAL

Cegah Covid-19 dengan 3M

Untuk pencegahan penyebaran virus corona lakukan 3M dan jalankan protokol kesehatan dengan disiplin.

Istimewa
Prof Hasbullah Thabrany menjadi narasumber dalam forum Dialog Juru Bicara Pemerintah dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru dengan Tema ‘Perhitungan Rugi-Rugi Kena Penyakit’ di Media Center Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Senin (16/11/2020). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Mencegah lebih baik daripada mengobati. Begitulah pepatah kuno mengatakan.

Hal ini sangat penting untuk dilakukan di masa pandemi Covid-19.

Untuk melakukan pencegahan tidaklah memerlukan biaya mahal.

Untuk pencegahan penyebaran virus corona lakukan 3M dan jalankan protokol kesehatan dengan disiplin.

Jika sudah divonis positif Covid-19, tidak hanya berdampak pada kesehatan dan psikologi, tapi juga kerugian ekonomi.

“Tabungan yang seharusnya digunakan untuk masa depan keluarga, juga bisa terkuras untuk biaya berobat. Rata-rata biaya rawat itu untuk 15 hari,” terang Prof Hasbullah Thabrany dalam forum Dialog Juru Bicara Pemerintah dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru dengan Tema ‘Perhitungan Rugi-Rugi Kena Penyakit’ di Media Center Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Senin (16/11/2020).

Baca juga: Tertular Orangtuanya, Gadis 15 Tahun di Metro Terjangkit Covid-19

Baca juga: BREAKING NEWS Dosen Pertanian Unila Yayuk Nurmiyati Meninggal Dunia karena Covid-19

Baca juga: Dosen hingga Rektor Unila Jadi Korban Keganasan Covid-19, 1 Orang Meninggal Dunia

 “Dari data berbagai rumah sakit, ada yang sampai 194 hari di rumah sakit. Bisa dibayangkan kalau satu hari seseorang bisa memperoleh (penghasilan) Rp 1 juta, berarti Rp 194 juta (kehilangan pendapatan). Itu belum biaya berobat. Biaya berobat rata-rata Rp 184 juta,” lanjutnya.

Meski perawatan Covid-19 ditanggung oleh negara, masyarakat diharapkan sadar bahwa biaya tersebut juga merupakan uang rakyat melalui APBN.

“Janganlah kita berperilaku memboroskan uang bersama, uang publik. Uang negara itu uang kita bersama. Nah, ini bagian yang mesti kita pahami bersama, perubahan perilaku. Karena sebetulnya kita bisa kendalikan hawa nafsu untuk berkumpul,” pintanya.

Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia ini mengatakan, jika seseorang sudah dinyatakan positif Covid-19, maka sudah pasti tidak dapat bekerja dan belajar.

Hal ini juga akan menimbulkan ketidakmampuan untuk mendapatkan upah atau pendapatan dan kemungkinan besar dapat kehilangan pekerjaan.

Pencegahan Covid-19 ditegaskannya sangatlah mudah dan murah.

Masyarakat cukup melakukan disiplin protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

“3M itu modalnya kan cuman masker. Ganti-ganti masker berapa sih. Mencuci tangan hanya butuh 30 detik. Itu cukup bunuh kuman. Berapa biayanya? Tidak banyak, sangat murah. Mungkin satu hari tidak sampai Rp 5 ribu,” pungkasnya. (*)

Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved