Breaking News:

Korupsi Dana Desa di Pesisir Barat

Hakim Minta 8 Saksi Dihadirkan dalam Sidang Perkara Dugaan Korupsi Dana Pekon di Pesisir Barat

Ali Toha (46), mantan kepala Pekon Bambang, Kecamatan Lemong, Pesisir Barat, didakwa menyelewengkan dana APB hampir mencapai Rp 300 juta.

Tribunlampung.co.id/Hanif
Persidangan telekonferensi perkara penyelewengan dana APB Pekon Bambang, Kecamatan Lemong, Pesisir Barat di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Jumat (27/11/2020). 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Majelis hakim meminta delapan saksi terakhir untuk didatangkan semua.

Hal ini diungkapkan oleh ketua majelis hakim Efiyanto sebelum menutup persidangan telekonferensi di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Jumat (27/11/2020).

Ali Toha (46), mantan kepala Pekon Bambang, Kecamatan Lemong, Pesisir Barat, didakwa menyelewengkan dana APB hampir mencapai Rp 300 juta.

"Jaksa, ini saksi tinggal berapa?" tanya Efiyanto.

"Saksi tinggal delapan dan dua saksi ahli," jawab JPU.

"Delapan ya? Panggil saja ya," kata Efiyanto.

Baca juga: BREAKING NEWS Bawa Kabur Dana Desa, Mantan Kapekon di Pesisir Barat Diseret ke Pengadilan

Baca juga: Mantan Kapekon di Pesisir Barat Pakai Duit Rp 296 Juta untuk Kepentingan Pribadi

JPU pun menyanggupi permintaan majelis hakim.

"Baik. Jadi sidang ditunda lagi Jumat tanggal 4 Desember 2020," tandasnya.

Terpisah, JPU menyampaikan perbuatan terdakwa diatur sebagaimana dalam pasal 2 ayat 1 dan pasal 3 juncto pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Halaman
1234
Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved