Breaking News:

Tribun Lampung Tengah

LPA Lamteng Tangani 17 Kasus Asusila pada Anak di Bawah Umur

Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lampung Tengah menangani sebanyak 17 kasus pemerkosaan terhadap anak di bawah umur

Tribun Lampung/Syamsir Alam
Ketua LPA Lamteng Eko Yuono. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, GUNUNG SUGIH - Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lampung Tengah menangani sebanyak 17 kasus pemerkosaan terhadap anak di bawah umur dengan korban mengalami kehamilan hingga persalinan.

Ketua LPA Lamteng Eko Yuono mengatakan, jumlah kasus tersebut ditangani sejak Januari hingga awal Desember 2020. "Kepada anak korban perkosaan yang mengalami kehamilan, kami lakukan pendampingan dan penguatan. Kegiatan itu terus kami lakukan hingga persalinan," kata Eko Yuono.

Eko mengatakan, pemerintah daerah harus bisa memperhatikan kondisi tersebut, karena korban masih anak-anak dan masa depannya terganggu.

Selain itu LPA juga mencatat, dalam periode yang sama, pihaknya telah menangani sebanyak 95 kasus kekerasan seksual terhadap anak.

Baca juga: LPA Lampung Tengah Imbau Orangtua Selalui Awasi Pergaulan Anak

"Jumlah itu di periode Januari - Desember lebih tinggi jika dibandingkan tahun 2019 dengan jumlah kasus 93 kasus," ujarnya.

Untuk angka kasus kekerasan seksual terhadap anak tertinggi di 2020 ada di bulan Oktober dengan jumlah 21 kasus. Sementara kecamatan tertinggi ada di Kecamatan Seputih Agung dengan jumlah 13 kasus.

Baca juga: LPA Lampung Tengah Dampingi Anak Korban Rudapaksa Ayah Tiri  

Angka kejahatan seksual terhadap anak dalam dua tahun terakhir terhitung tinggi. Pada 2018, LPA menangani sebanyak total 107 kasus.

"Kita butuh kepedulian sesama dari semua pihak untuk menanggulangi permasalahan kasus anak, termasuk pemerintah daerah dan semua OPD. Karena kalau hanya dilakukan satu lembaga saja, maka akan sulit teratasi," pungkasnya.(sam)

Penulis: syamsiralam
Editor: soni
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved