Tribun Metro

Pabrik Bekatul di Metro Nyaris Ludes Dilalap Api, Kerugian Ratusan Juta

Pabrik bekatul di Karangrejo, Metro Utara terbakar, Senin (14/12/2020) dini hari.

Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: Daniel Tri Hardanto
Dok Damkar Metro
Petugas damkar memadamkan api yang melalap pabrik bekatul di Jalan Mangga, Karangrejo, Metro Utara, Senin (14/12/2020) dini hari. 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Indra Simanjuntak

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Pabrik pembuatan bekatul di Jalan Mangga, Karangrejo, Metro Utara nyaris ludes dilalap si jago merah, Senin (14/12/2020) dini hari.

Danton Pemadam Kebakaran Satpol PP Kota Metro Wawan Ikhwanto mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 04.00 WIB.

Api diperkirakan terjadi akibat adanya korsleting listrik.

"Bangunan pabrik ini milik Supri, tapi disewa oleh Marno untuk memproduksi katul. Nah, api hanya membakar bagian belakang pabrik, tidak sampai semuanya," ungkapnya kepada awak media.

Ia menjelaskan, Damkar mendapat laporan warga melalui telepon.

Pihaknya kemudian menerjunkan satu tim piket untuk mendatangi lokasi.

Baca juga: Diawali Ledakan, Rumah Permanen di Kedamaian Bandar Lampung Ludes Dilalap si Jago Merah

Baca juga: Hasil Pilkada Metro 2020, Anna Morinda Sampaikan Ucapan Selamat ke Wahdi-Qomaru

Sesampainya di lokasi, api sudah membesar dan membakar ruangan belakang pabrik.

"Api juga sempat merambat ke bagian depan. Tapi akhirnya bisa kita padamkan. Itu sekitar pukul 06.30 WIB selesai. Tidak ada korban jiwa," katanya lagi.

Satpol PP Kota Metro menerjunkan tiga mobil damkar untuk menjinakkan api di pabrik pengolahan katul.

"Tapi setelah dilakukan pemadaman oleh petugas dengan satu unit kendaraan, api dan titik api belum dapat dipadamkan. Sehingga kita tambah tiga unit damkar lagi. Dan api baru dapat dipadamkan," imbuh Wawan.

Ia menambahkan, proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung kurang lebih tiga jam.

Adapun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Sutar, warga sekitar pabrik, mengaku ketika itu hendak melaksanakan salat Subuh.

Ia melihat pabrik tersebut mengeluarkan asap dan api.

Kemudian ia langsung melapor ke Damkar.

"Ada kepulan asap dan api. Beberapa warga berusaha memadamkan. Kemudian kita melaporkan ke posko pemadam kebakaran," katanya. (Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved