Breaking News:

Advertorial

BPDASHL WSS Lampung Sukses Tanam 2.790.000 Batang Mangrove untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

Program PEN ini merupakan respon kebijakan yang ditempuh oleh pemerintah dalam upaya mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Dokumentasi
Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Way Seputih Way Sekampung (BPDASHL WSS) Provinsi Lampung Idi Bantara. BPDASHL WSS Lampung Sukses Tanam 2.790.000 Batang Mangrove untuk Pemulihan Ekonomi Nasional 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Direktorat Jenderal Pengendalian Das (Daerah Aliran Sungai) dan Hutan Lindung, Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Way Seputih Way Sekampung (BPDASHL WSS) Provinsi Lampung sukses menggelar pemulihan ekonomi nasional (PEN) padat karya tanam 2.790.000 batang mangrove jenis Rhizophora.

Kepala BPDASHL Way Seputih Way Sekampung Provinsi Lampung Idi Bantara, Jumat (4/12/2020) mengatakan berkat kerja semua tim program PEN padat karya tanam mangrove ini bisa terealisasikan.

Program PEN ini merupakan respon kebijakan yang ditempuh oleh pemerintah dalam upaya mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Serta untuk mendukung kebijakan keuangan negara. Salah satu program PEN di bidang
lingkungan hidup dan kehutanan.

"Dengan kita terjemahkan dalam program padat karya penanaman mangrove, dimana untuk Provinsi Lampung pihaknya menanam 2.790.000 batang mangrove," kata Idi Bantara.

Program padat karya penanaman mangrove ini diharapkan dapat menjadi stimulus perekonomian bagi masyarakat di sekitar ekosistem mangrove.

Sekaligus mempercepat PEN melalui pemberian kesempatan untuk berusaha dan melakukan aktivitas yang dapat memperbaiki keadaan ekonomi masyarakat serta ekosistem mangrove.

Pelaksanaan kegiatan padat karya Penanaman mangrove di Provinsi Lampung ini seluas 558 Hektare.

Adapun sasaran kegiatan padat karya penanaman mangrove adalah kelompok-kelompok masyarakat (pokmas) atau kelompok tani (poktan) masyarakat pesisir sebagai pelaksana penanaman mangrove.

Penerima kegiatan sebanyak 64 kelompok yang tersebar di 5 Kabupaten: Tulang Bawang; Lampung Timur; Lampung Selatan; Pesawaran; Tanggamus, yang berada di 14 Kecamatan, 36 Desa di Provinsi Lampung dengan jumlah anggota kelompok mencapai 1.594 orang.

Halaman
123
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved