Breaking News:

Tribun Bandar Lampung

SPG di Bandar Lampung Mengaku Dicabuli Satpam Mal karena Dituduh Konsumsi Narkoba

Dituduh mengonsumsi narkoba, seorang SPG counter jadi korban pencabulan sekuriti di sebuah mal Bandar Lampung.

Tribunlampung.co.id Hanif Mustafa
Kuasa hukum R saat press release di Kantor Law Firm Graha Yusticia, Kamis (17/12/2020). 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Hanif Mustafa
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Dituduh mengonsumsi narkoba, seorang SPG counter jadi korban pencabulan sekuriti di sebuah mal Bandar Lampung.

Alhasil korban R (21) warga Rajabasa mengadukan sekuriti T (30) ke Polresta Bandar Lampung dengan Nomor TBL/LP/B-1/2433XI/LPG/SPKT/Resta Balam tanggal 7 November 2020.

Penasihat Hukum korban, Frisilia Sriis Devitasari mengatakan peristiwa ini terjadi pada 7 November 2020 sekitar pukul 14.20 WIB.

"Klien kami laporkan ke Polresta Bandar Lampung dengan harapan bisa ditangani," ungkap Frisilia Sriis Devitasari saat konferensi pers di Kantor Law Firm Graha Yusticia, Bandar Lampung, Kamis (17/12/2020).

Frisilia Sriis Devitasari mengatakan peristiwa pencabulan ini bermula saat korban R mendapat pesan singkat dari terlapor T.

"T mengirim pesan di WhatsApp agar bisa menemui di lantai lima, namun saat itu T sudah menunggu di lantai dua dan bersama-sama naik ke lantai lima," ucap Frisilia Sriis Devitasari.

Masih kata dia, sampai lantai lima T menuduh R telah menggunakan narkoba dan akan dicek urinenya.

"Tes urinenya di sebuah ruangan di lantai lima, korban R tidak mau dan langsung lari," sebut Frisilia Sriis Devitasari.

Frisilia Sriis Devitasari menuturkan saat korban lari, T berusaha menarik tangan R dan melakukan pencabulan.

"Dan korban hampir menjadi korban rudapaksa," tegas Frisilia Sriis Devitasari.

Halaman
12
Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved