Breaking News:

Banjir di Tanggamus

BREAKING NEWS Luapan Sungai Genangi 2 Desa di Kecamatan Bulok Tanggamus

Banjir tersebut diakibatkan meluapnya air Sungai Way Bulok dan tiga titik tanggul jebol.

Tribunlampung.co.id/Tri Yulianto
Banjir di Pekon Banjarmasin, Kecamatan Bulok, Tanggamus, Rabu (6/1/2021).   

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Tri Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Banjir melanda Pekon Sukamara dan Banjarmasin, Kecamatan Bulok, Tanggamus, Rabu (6/1/2021).

Banjir tersebut diakibatkan meluapnya air Sungai Way Bulok dan tiga titik tanggul jebol.

Menurut Herlizen, warga Pekon Banjarmasin, banjir ini termasuk besar dan baru pertama terjadi.

Biasanya air hanya di dalam alur sungai, namun kali ini menggenangi permukiman warga.

Baca juga: DPRD Pringsewu Tinjau Lokasi Terdampak Banjir Pardasuka, Minta Penguatan Tanggul Sungai Way Mincang

Baca juga: Warga Terdampak Banjir Pardasuka Butuh Makanan, Pemkab Pringsewu Buka 2 Dapur Umum

"Banjirnya besar. Air di rumah-rumah bisa sampai satu meter. Baru ini banjir sebesar ini," ujar Herli.

Ia mengaku, banjir diakibatkan air sungai yang volumenya tinggi setelah hujan pada Selasa (6/1/2021) petang dan jebolnya beberapa tanggul sungai.

"Air yang masuk ke rumah-rumah karena tanggul sungai. Kebetulan tanggul yang jebol itu di daerah dekat rumah saya," ujar Herli.

Ia mengaku, meski banjir lumayan besar tapi tidak ada warga yang mengungsi.

Jika mereka keluar rumah karena menyelamatkan diri saat air masih tinggi.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Tanggamus Tambah 8 Kasus, 2 Diantaranya Anak-anak

Baca juga: Diskes Sebut Semua Tempat di Tanggamus Sudah Terjadi Penyebaran Covid-19

Warga mengalami kerugian karena barang yang hanyut terbawa air.

Namun, kerusakan rumah rata-rata masuk kategori ringan.

Menurut Adri, warga lainnya, banjir datang tiba-tiba.

Warga baru sadar saat air memasuki rumah mereka karena saat itu kondisinya petang dan hujan.

"Tahu-tahu air langsung masuk rumah saja, ya sudah langsung cepat-cepat keluar sama yang lainnya menyelamatkan diri. Barang-barang tidak bisa dibawa. Yang penting selamat," ujar Adri. (Tribunlampung.co.id/Tri Yulianto)

Penulis: Tri Yulianto
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved