Breaking News:

Tribun Tulangbawang Barat

Target PAD Retribusi Pasar Tulangbawang Barat Rp 720 Juta

Diskoperindag) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi pasar di wilayah setempat

Kompas.com/Totok Wijayanto
Ilustrasi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PANARAGAN - Tahun ini, Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi pasar di wilayah setempat.

Kepala Dinas Koperindag Tubaba Khairul Amri, mengatakan, target PAD retribusi pasar tahun ini diplot sebesar Rp 720 juta.

"Target ini kita naikkan dari tahun lalu yang ditargetkan Rp 600 juta," kata Khairul Amri, Rabu (6/1) siang.
Khairul mengatakan, pada tahun 2020 dilakukan Memorandum of Understanding (MoU) bersama pihak ketiga untuk mengelola pasar Kabupaten Tubaba dengan perjanjian dan target R 600 juta per tahunnya.

Baca juga: APBD Bandar Lampung 2021 Disepakati, Pendapatan Daerah Rp 2,6 T dan Belanja Daerah Rp 2,3 T

"Dan itu terealisasi. Sehingga setelah kita lakukan penilaian dan evaluasi, maka tahun 2021 ini kita mencoba untuk menaikkan target kepada pihak ketiga guna menambah pemasukan dalam PAD," paparnya.

Sejauh ini setidaknya ada tiga pasar kabupaten yang dikelola pihak ketiga untuk ditarik retribusi dalam PAD. Tiga pasar itu, yaitu pasar Panaragan Jaya, Mulya Asri, dan Dayamurni.

Adapun PAD retribusi dari tiga pasar itu berasal dari sewa toko dan salar pasar.
"Dengan data penilaian kita, maka kita berharap dan optimistis target 2021 ini bisa tercapai," tandas Khairul Amri. (end)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: soni
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved