Breaking News:

Lampung Tengah

Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Ciduk Pengedar Sabu di Bandar Surabaya Lampung Tengah

Pelaku berinisial Bus (43), warga Desa Kampung Tua, Kecamatan Bandar Surabaya, Lampung Tengah, itu ditangkap berkat laporan masyarakat.

Dok Polres Lampung Tengah
Pelaku dan barang bukti sabu diamankan di Mapolres Lampung Tengah. 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Syamsir Alam

TRIBUNLAMPUNG.CO ID, LAMPUNG TENGAH - Anggota Satresnarkoba Polres Lampung Tengah menciduk seorang pengedar sabu di Kecamatan Bandar Surabaya dengan menyamar sebagai pembeli.

Pelaku berinisial Bus (43), warga Desa Kampung Tua, Kecamatan Bandar Surabaya, Lampung Tengah, itu ditangkap berkat laporan masyarakat.

Kasatresnarkoba Polres Lampung Tengah AKP Hendra Gunawan mengatakan, berbekal informasi tersebut, pihaknya berusaha menjebak Bus dengan melakukan penyamaran, Rabu (6/1/2021).

Polisi menghubungi Bus dengan berpura-pura hendak membeli sabu.

Baca juga: Oknum Polwan di Lampung Nyamar Sambil Isap Sabu, Aksinya Terekam Video hingga Langsung Dicopot

Baca juga: Oknum Pejabat Partai di Lampung Diduga Pesta Sabu Bersama Bos Kafe

Setelah itu, keduanya sepakat bertemu di sebuah tempat.

"Rabu sekitar pukul 15.30 WIB, pelaku meminta anggota yang menyamar mengambil barang bukti sabu di pinggir jalan di kawasan Bandar Surabaya," jelasnya mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Popon Ardianto Sunggoro, Jumat (8/1/2021).

Benar saja, Bus datang dengan dengan mengendarai sepeda motor.

Saat hendak bertransaksi, anggota yang menyamar langsung menangkap pelaku.

"Setelah itu langsung dilakukan penggeledahan ke badan pelaku, dan didapati barang bukti sabu yang disimpan di dalam tas warna hitam," beber Hendra.

Baca juga: Curi Motor di Kotabumi, Pria asal Lampung Tengah Diciduk Polres Lampung Utara

Baca juga: 13 Personel Polres Lampung Tengah Purnatugas

Setelah ditimbang, barang bukti sabu tersebut seberat 8,3 gram.

Barang bukti sabu diamankan di Mapolres Lampung Tengah.
Barang bukti sabu diamankan di Mapolres Lampung Tengah. (Dok Polres Lampung Tengah)

Bus membenarkan barang bukti sabu itu adalah miliknya.

"Satu plastik klip bening (sabu) dijual dengan harga Rp 350 ribu. Barang dijual apabila ada yang memesan dan bertransaksi langsung," ujar Bus.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat pasal 114 ayat 2 dan pasal 112 ayat 2 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman 5 sampai 20 tahun penjara. (Tribunlampung.co.id/Syamsir Alam)

Penulis: syamsiralam
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved