Breaking News:

Pilkada Bandar Lampung 2020

Dituding Gratifikasi, Apa Kata Bawaslu Lampung?

Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Fatikhatul Khoiriyah mengatakan, putusan pembatalan yang dibacakan sudah sesuai dengan proses dan fakta persidangan.

Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Ketua majelis sidang Fatikhatul Khoiriyah memimpin sidang dugaan pelanggaran administrasi terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) Pilkada Bandar Lampung 2020 di Ballroom Hotel Bukit Randu, Rabu (6/1/2021). Bawaslu Lampung membantah adanya dugaan gratifikasi dalam putusan sengketa penanganan pelanggaran administrasi TSM Pilkada Bandar Lampung 2020. 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Kiki Adipratama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Bawaslu Provinsi Lampung buka suara soal tudingan adanya dugaan gratifikasi dalam putusan sengketa penanganan pelanggaran administrasi TSM Pilkada Bandar Lampung 2020.

Tudingan tersebut dilontarkan oleh Sekretaris DPD PDI Perjuangan Lampung Mingrum Gumay.

Apa kata Bawaslu Lampung mengomentari tuduhan tersebut?

Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Fatikhatul Khoiriyah mengatakan, putusan pembatalan yang dibacakan sudah sesuai dengan proses dan fakta persidangan.

Baca juga: PDIP Tuding Ada Gratifikasi di Balik Keputusan Bawaslu Diskualifikasi Eva Dwiana-Deddy Amarullah

Baca juga: Eva Dwiana-Deddy Amarullah Didiskualifikasi, Yutuber Tarik Laporan PHP di MK

Proses sidang pun disiarkan terbuka secara live streaming yang bisa disaksikan oleh masyarakat.

"Tidak ada gratifikasi dalam pengambilan keputusan Bawaslu. Penanganan pelanggaran TSM dilakukan secara terbuka dan disiarkan secara live, jadi semua proses persidangan bisa dilihat oleh masyarakat," kata Fatikhatul Khoiriyah, Senin (11/1/2021).

Wanita yang biasa disapa Khoir ini menuturkan, pengambilan keputusan tersebut didasari oleh prosedur yang benar.

Kata dia, dalam persidangan majelis Bawaslu Provinsi Lampung mengakomodasi seluruh fakta kuat yang membuktikan adanya pelanggaran TSM.

"Jadi semua dilakukan melalui prosedur yang seharusnya," jelas Fatikhatul Khoiriyah.

Baca juga: Tunggu Azan Magrib, Karyawati Toko di Antasari Bandar Lampung Tak Sadar Motornya Raib

Baca juga: Akhirnya 2 Kampung di Bandar Lampung Ini Terhubung dengan Jembatan Sumbangan PT KAI

Halaman
123
Penulis: kiki adipratama
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved