Breaking News:

Berita Nasional

Pemimpin FPI Habib Rizieq Shihab Serukan Damai, Minta Pendukung Bantu Presiden Jokowi Atasi Bencana

Baru-baru ini mantan pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, memberi pesan kepada para pengikutnya.

Tribunnews.com/Jeprima
Pimpinan FPI Muhammad Rizieq Shihab 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Baru-baru ini mantan pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, memberi pesan kepada para pengikutnya.

Hal itu merupakan respons Habib Rizieq terkait rentetan bencana alam yang menimpa Indonesia di awal tahun 2021.

Rizieq Shihab berpesan kepada para pengikutnya untuk membantu pemerintah mengatasi bencana di sejumlah daerah di Indonesia.

Baca juga: Kabar Duka, Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf Guru Habib Rizieq Meninggal Dunia

Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab didampingi kuasa hukumnya, Munarman tiba di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (12/12/2020). Kedatangan Rizieq Shihab untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus pelanggaran protokol kesehatan terkait kerumunan yang terjadi di Petamburan.
Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab didampingi kuasa hukumnya, Munarman tiba di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (12/12/2020). Kedatangan Rizieq Shihab untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus pelanggaran protokol kesehatan terkait kerumunan yang terjadi di Petamburan. (Tribunnews/Jeprima)

"Tentu harus kita hargai. Belakangan HRS (Habib Rizieq Shihab) menyampaikan pesan dan ajakan yang menyejukkan," kata Hendrawan pada Selasa (19/1/2021).

Hendrawan berharap sikap yang ditunjukkan Habib Rizieq Shihab tersebut merupakan bentuk kesadaran.

Kesadaran itu pun diharapkannya bisa ditanamkan secara permanen dalam diri Habib Rizieq.

"Sekali lagi, mudah-mudahan ini merupakan perubahan sikap dan perilaku yang permanen, yang lahir dari kesadaran mendasar," ujarnya.

"Jujur, selama ini HRS dikenal sebagai orator yang galak, konfrontatif, provokatif dan cenderung menggunakan jargon-jargon yang iritatif dan sarkastik."

Namun demikian, Hendrawan mengapresiasi dalam beberapa minggu ini, pernyataannya yang keluar justru ajakan dan ujaran yang inklusif dan simpatik.

"Mudah-mudahan ini bukan keanehan, tetapi lebih sebagai pencerahan kultural dan transendental," ucap Hendrawan.

Halaman
1234
Editor: teguh_prasetyo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved